Pemda Sanggau Gerak Cepat Atasi Dampak Banjir

RAPAT - Rapat Koordinasi Penanganan Permasahalan Pascabencana Banjir, Senin (13/7/2020).

SANGGAU, insidepontianak.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengerahkan dinas terkait agar cepat menangani dampak banjir. Salah satu yang terbesar menerjang Dusun Gramajaya dan Dusun Nekan, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, 8 Juli 2020 lalu.

Sebanyak 135 rumah warga Dusun Gramajaya terendam. Sedang Dusun Nekan mencatatkan 188 rumah.

Bacaan Lainnya

“Dinas yang memiliki tanggung jawab dan kewenangan penanganan bencana banjir di Kabupaten Sanggau harus dapat benar-benar melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan kewenangan mereka untuk menangani permasalahan pascabanjir, serta meminimalisir terjadinya bencana banjir di masa yang akan datang,” ujarnya dalam rapat Rapat Koordinasi Penanganan Permasahalan Pascabencana Banjir, Senin (13/7/2020).

Bukan tanpa alasan, meskipun bencana banjir bandang hanya sebentar, dampak yang dirasakan sangat besar dan masih dirasakan hingga saat ini. Kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang menjadi korban bencana banjir tersebut, tapi juga merusak infrastruktur. Misalnya rusaknya pagar SDN 08 Nekan, Kantor Desa Nekan dan putusnya jembatan penghubung akses utama Dusun Gramajaya menuju Dusun Punti Kayan.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot berharap proses bantuan kepada masyarakat harus cepat dilaksanakan. Masyarakat yang terdampak sudah mulai kesulitan dalam memperoleh air bersih serta bahan pangan. Sedang rumah yang rusak serta lahan pertanian yang terdampak harus segera didata agar dapat diperbaiki.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *