Sepadang Hill, Wisata Atas Awan Bengkayang Rasa Yogjakarta

DESTINASI - Salah satu spot foto di destinasi wisata atas awan di Sepadang Hill atau Bukit Sepancong Spot 2 di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang. (Dok BUMDesa Panyanggar, Desa Cipta Karya)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Tak harus jauh-jauh ke Yogjakarta, jika ingin menikmati suasana wisata atas awan ala Puthuk Setumbu, Puncak Kebun Buah Mangunan, dan Bukit Panguk Kediwung. Kamu cukup datang ke Sepadang Hill atau Bukit Sepancong Spot 2 di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang.

Letaknya 7 KM dari Kota Bengkayang, atau sekitar empat jam dari Kota Pontianak. Bukit Sepancong sendiri sudah dikenal.

Bacaan Lainnya

Destinasi ini menyuguhkan spot foto menarik, dengan hamparan persawahan, perkebunan karet, hutan, dan deretan pegunungan Bawang yang sangat menenangkan. Dengan duduk di sana, masalah hidup seakan hilang.

Salah satu spot foto berlatar lautan awan di Sepadang Hill. (Dok BUMDesa Panyanggar, Desa Cipta Karya)

Udaranya sejuk. Jejakan kaki pertama, mungkin tak berpikir, jika tengah berada di Kalimantan Barat.

Di sepanjang Sepadang Hill, Bukit Sepancong, Kamu akan dibuat terlena beberapa spot foto. Ada berbentuk sepasang tangan, villa sederhana berbentuk lumbung padi (langko), serta sepasang ayunan dan rumah pohon. Kala senja, pengunjung bisa menyaksikan matahari terbenam, sunset dengan bonus lautan awan.

Namun sebelum hal-hal menakjubkan itu, pesona alam Sepandang Hill juga ‘menyediakan’ sedikit ruang pacu adrenalin. Untuk sampai puncak Bukit Sepancong butuh waktu daki 1,5 jam.

Matahari terbenam di Sepadang Hill, Bukit Sepancong. (Dok BUMDesa Panyanggar, Desa Cipta Karya)

“Medannya tidak terlalu menanjak, tapi tetap butuh stamina yang prima,” kata pengagas sekaligus Sekretaris BUMDesa, Cipta Karya, Hatari kepada insidepontianak.com.

Di jalur pendakian, pesona alam Sepadang Hill akan terus membuat Kamu betah. Kanan-kiri diapit pepohonan. Ada pula hutan anggrek.

Selama pandemi Covid-19, destinasi ini disiapkan. Dibangun kolam kecil untuk mandi, melepas lelah, dan bersantai bagi para pendaki yang pulang maupun hendak pergi.

Hatari mengatakan, destinasi wisata Sepadang Hill mulai diviralkan tahun 2018 oleh Komunitas Pecinta Alam Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung. Berjalannya waktu, tahun 2019 lokasi wisata ini akhirnya dikelola kelompok masyarakat yang berdomisili di sekitar, dan kini dibina BUMDesa Cipta Karya dengan membuat proposal unit usaha pariwisata di Bukit Sepancong Spot 2.

“Akhir tahun 2019 barulah desa menyertakan modal BUMDesa Panyanggar, Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung, dan dilakukan proses pembangunan spot-spot foto di akhir Januari 2020,” ungkapnya.

Santai menikmati malam dengan api unggun di Sepadang Hill, Bukit Sepancong. (Dok BUMDesa Panyanggar, Desa Cipta Karya)

Saat ini, destinasi sudah dibuka, meskipun dengan tetap mempedomani protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Waktu operasional dimulai sejak Jumat sampai Minggu.

Kamu tertarik mendatangai Sepadang Hill? Tenang, hanya perlu tiket masuk Rp10 ribu untuk menikmati keindahan itu. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *