Ketapang Miliki 100 Ton Beras Bencana, Bulog Tunggu Usulan Pemkab

Kepala Bulog Subdivre Ketapang, Jusri Pake.

KETAPANG, insidepontianak.com – Bulog Subdivre Ketapang memiliki kuota 100 ton beras yang dapat disalurkan ke masyarakat yang terdampak banjir di Ketapang. Sebagaimana diketahui, belakangan sejumlah wilayah di Ketapang diterjang banjir.

“Untuk Ketapang secara keseluruhan tidak hanya beras untuk bencana tapi keseluruhan cadang beras yang ada di Ketapang dengan KKU ada 1.000 ton lebih. Kalau untuk bencana ada 100 ton, cuma persoalannya Pemerintah Daerah yang meminta sama kami secara resmi dan akan kita laksanakan,” terang Kepala Bulog Subdivre Ketapang, Jusri Pake, Selasa (14/7/2020).

Dari jumlah 130 ton yang tersedia di
Bulog Subdivre Ketapang, dapat mencukupi kebutuhan untuk empat bulan ke depan bagi masyarakat Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

“Kemarin kita juga operasi pasar tapi sekarang sudah berhenti operasi pasarnya, itu sekitar 130 (ton) kami layani, untuk dua kabupaten. Kalau melihat dari situ kita punya stok sampai bulan 11,” tambahnya.

Saat ini Bulog Subdivre Ketapang masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait proses penyaluran sembako. Pasalnya beberapa program pemerintah seperti Raskin sudah tidak ada. Begitu pula dengan operasi pasar yang sudah dihentikan sejak Minggu lalu.

“Kalau dulu ada raskin, dalam satu bulan ada 250 ton kita salurkan, kegiatan raskin itu sudah tidak ada, penyaluran melalui operasi pasar. Sekarang kita tinggal menunggu pemerintah mau disalurkan seperti apa, salah satunya melalui untuk bencana, biasanya 100 ton setiap kabupaten,” ungkapnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *