Penyaluran BLT DD Lambat, Paolus Hadi Ingatkan Sanksi bagi Desa

RAKOR - Bupati Paolus Hadi memimpin rakor bersama Camat, dan 163 Kepala Desa di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau melalui video conference, Selasa (14/7/2020). DISKOMINFO SANGGAU

SANGGAU, insidepontianak.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengingatkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) harus dipercepat. Jika ada desa yang tidak menganggarkan, sanksinya proses tahap ketiga dana desa tidak akan disalurkan.

“Proses tahap ketiga dana desa tidak akan disalurkan lagi dari kas umum negara ke kas umum daerah, yang kemudian akan disalurkan ke desa bersangkutan,” tegasnya dalam rakor bersama Camat, dan 163 Kepala Desa di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau melalui video conference, Selasa (14/7/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan peran Camat dan Kepala Desa dalam penanggulangan Covid-19. Termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Para Camat dan Kepala desa harus selalu mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya masing- masing, agar patuh terhadap imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan,” terangnya.

Dia berharap di era new normal, masyarakat tetap peduli menjaga protokol kesehatan. Pasalnya, pandemi tersebut belum hilang.

“Kalau ada orang yang datang dari wilayah yang zonanya sudah merah dan oranye, orang tersebut wajib di-rapit tes dan jangan dianggap tidak perlu dilakukan rapit tes tersebut,” katanya.

Plt. Kepala DPM Pemdes Kabupaten Sanggau, Alian menyampaikan mengacu pada PMK Nomor 40, seluruh desa wajib mengalokasikan pagu dana desa yang ditransferkan ke rekening kas desa untuk penanganan Covid-19.

“Sampai dengan saat ini jumlah desa yang sudah menyalurkan BLT DD tahap I berjumlah 162 desa, tahap II 102 desa, dan tahap III enam desa,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *