Hindari Jalan Rusak Parah, Gubernur Kalbar Keluarkan Edaran Pembatasan Angkutan

AMBLAS - Sebuah truk pengangkut elpiji dari Ketapang menuju Kayong Utara amblas di Jalan Simpang Siduk-Sukadana, Selasa (2/6/2020). (ISTIMEWA)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Gubenur Kalbar, Sutarmidji mengeluarkan edaran pembatasan beban angkutan yang akan melintas di beberapa ruas jalan di Kabupaten Kubu Raya untuk jalan Sungai Durian-Rasau Jaya, dan di Kabupaten Kayong Utara untuk jalan Teluk Batang-Sukadana, dan jalan Sukadana-Siduk.

Setidaknya ada lima poin penting dalam edaran Gubernur nomor: 550/670/DISHUB.C. Pertama, pembatasan muatan kendaraan angkutan barang melebihi lima ton atau setara dengan jumlah berat yang diperbolehkan tujuh ton untuk kendaraan barang yang melalui ruas jalan Sungai Durian Rasau Jaya, angkutan penyeberangan, Rasau jaya-Teluk Batang, Teluk Batang-Sukadana, dan ruas jalan Sukadana-Siduk.

Bacaan Lainnya

Kedua, setiap kendaraan angkutan barang yang akan menggunakan jasa angkutan penyeberangan Rasau Jaya-Teluk Batang harus menunjukkan dokumen penimbang kendaraan dari unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Siantan, serta melampirkan foto/dokumentasi barang dan kendaraan pada saat ditimbang.

Ketiga, mengintruksikan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIV Kalimantan Barat agar dapat memberikan pelayanan penimbangan kendaraan angkutan barang yang akan melalui ruas jalan tersebut di UPPKB Siantan, serta menertibkan Dokumen Penimbangan Kendaraan yang tidak melebihi berat muatan lima ton atau setara dengan jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) tujuh ton dan melampirkan foto/dokumentasi barang muatan pada saat ditimbang.

Keempat, Midji juga mengarahkan setiap operator angkutan penyeberangan Rasau Jaya-Teluk Batang harus memastikan bahwa kendaraan angkutan barang yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan, membawa barang dengan muatan tidak Iebih dari lima ton atau setara dengan jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) tujuh ton.

Terakhir, Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Polres Kabupaten Kayong Utara, dan Polres Kabupaten Kubu Raya secara bersama-sama melakukan pengawasan, penertiban dan penegakan hukum dalam rangka pelaksanaan Surat Edaran ini. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *