Pertamina Pastikan Tak Ada Kelangkaan LPG 3Kg di Pontianak

TUMPUKAN - Tumpukan tabung gas Elpiji 3 kg yang berada di salah satu agen LPG di Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

PONTIANAK, insidepontianak.com – PT Pertamina (Persero) wilayah Kalimantan memastikan tak ada kelangkaan LPG 3 kg di Pontianak. Alasannya, Pertamina juga sudah mendistribusikan sesuai dengan kuota.

Regional Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth M.V Dumatubun mengatakan jika ada antrean panjang, bukan karena kelangkaan. Sebab setiap pembelian memang diwajibkan menunjukan KTP guna untuk meminimalisir borongan pengecer.

Bacaan Lainnya

Di samping itu, Pertamina juga terus memantau dan bekerja sama dengan Disperindag terkait kebutuhan gas. Jika terjadi kelangkaan, Pertamina akan menggelar operasi pasar.

“Besok (Minggu, 19 Juli 2020), (operasi pasar) di Jalan Pak Benceng Kota Baru Nomor 17. Sejauh ini baru itu. Nanti kita akan lihat berdasarkan kebutuhan,” katanya, Sabtu (18/7/2020).

Pertamina memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada pangkalan nakal yang terbukti menimbun atau tak mendistribusikan gas LPG 3 kg sesuai aturan. Ancaman terberat dapat diberikan kepada pangkalan sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

“Untuk sanksi akan mengacu pada kontrak yang ada. Jadi kita akan bisa menentukan apa sanksinya setelah ada buktinya. Bisa diskorsing, pengalihan alokasi, dan paling berat adalah PHU,” tegasnya.

Dia mengatakan, sesuai aturan distribusi gas LPG 3 kg hanya bisa didapatkan masyarakat satu buah per tabung dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat membeli. Lebih dari satu maka tidak boleh, meski pengecer diklaim banyak pangkalan sebagai mitra yang membantu menyiapkan tabung kosong.

“Kita gak bisa klasifikasi pengecer atau bukan, yang penting penertiban sekarang, satu orang satu, dengan membawa KTP,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *