Kayong Utara Kejar Target Desa Mandiri

TINJAU - Bupati Citra Duani bersama Kodam XII Tanjungpura, Kapolsek, dan Camat meninjau kesiapan infrastruktur Desa Harapan Mulia, Kecamatan Sukadana, Selasa (21/7/2020). PROKOPIM KAYONG UTARA

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Pemkab Kayong Utara mengejar target desa mandiri di wilayahnya. Salah satu wujudnya, Bupati Citra Duani bersama Kodam XII Tanjungpura, Kapolsek, dan Camat meninjau kesiapan infrastruktur Desa Harapan Mulia, Kecamatan Sukadana, Selasa (21/7/2020).

Desa Harapan Mulia menjadi satu dari tiga desa yang dipersiapkan menjadi desa mandiri tahun 2020. Hal itu diwujudkan melalui Karya Bhakti TNI. Citra meyakini dapat membantu percepatan desa menuju kemandirian.

Bacaan Lainnya

“Berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah, TNI dan Polri dalam menyatukan visi kita mewujudkan 425 desa mandiri di Kalbar tahun 2023 dan seluruh desa mandiri di Kayong Utara,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten terus mendorong setiap desanya untuk menuju kemandirian. Bupati Citra berharap sinergisitas ini dapat berlanjut untuk  menghasilkan desa-desa mandiri berikutnya.

“Berawal dari satu desa mandiri di tahun 2018, empat desa mandiri di tahun 2019. Saya harap semua desa di Kayong Utara dapat terpacu untuk menjadikan desa-desanya mandiri, pemerintah, TNI dan Polri mendukung penuh itu,” katanya.

Pembangunan infrastruktur oleh personel Kodim 1203 Ketapang berupa jalan rabat Beton sepanjang 400 meter dan dua bangunan pos kamling ini dirasa memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Citra meyakini pembangunan ini dapat mendongrak ekonomi masyarakat dan percepatan desa mandiri.

“Di desa Harapan Mulia ini mayoritas masyarakat petani dan nelayan, untuk itu infrastruktur jalan terutama menuju persawahan sangat dibutuhkan untuk memudahkan produksi dan mengangkut hasil panen. Dan tentu saja jika akses baik, perekonomian pun akan meningkat,” terangnya.

Pamen Ahli Bidang Ideologi Politik Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Jajang mengatakan bahwa kunjungannya bersama Dandim 1203 Ketapang dalam rangka pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Karya Bhakti yang hasilnya akan dilaporkan langsung kepada Pangdam.

“Harapan kami tentunya kerja sama ini dapat berlanjut untuk mewujudkan desa yang kuat, mandiri dan sejahtera,”
tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *