Jadi Tempat Prostitusi Pelajar, Satarudin: Hotel Jangan Hanya Mau Untung

Ketua DPRD Pontianak, Satarudin.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Pontianak, Satarudin meminta hotel tak hanya memikirkan keuntungan dalam operasional. Mereka juga harus memperhatikan setiap pengunjung yang datang. Terutama yang masih remaja.

Hal ini diungkapkannya menyikapi praktik prostitusi pelajar yang dibongkar Polresta Pontianak. Di mana transaksi dilakukan di Hotel Ibis, di Jalan Ahmad Yani di Kota Pontianak.

Bacaan Lainnya

“Misal remaja yang masih 18 tahun, walau ada KTP, harus tetap dilihat lagi. Bila memungkinkan minta juga nomor kontak orang tuanya,” kata Satarudin, Kamis (23/7/2020).

Dia menjelaskan kasus prostitusi pelajar yang mucikarinya pelajar pula, sesuatu yang mengagetkan. Padahal harusnya di usia sekian, waktu-waktunya belajar dan meraih cita-cita.

Kabar itu pun seakan petir di tengah Hari Anak Nasional. Lantaran korbannya masih berusia 15 dan 16 tahun. Dia berharap peran semua pihak membantu mewujudkan Pontianak yang ramah anak. Tak hanya tanggung jawab orang tua, tapi juga warga kota.

“Sebagai pelaku usaha juga mesti menjaga anak-anak kota. Jangan hanya mau untung saja. Praktik prostitusi itu bisa merusak masa depan mereka,” katanya.

Sebelumnya, dua anak di bawah umur yang masih menempuh pendidikan SMP dan SMA di Pontianak dan Kubu Raya menjadi korban ekploitasi seksual yang dilakukan empat rekannya sendiri yakni AZ (16), SH (18), FR (17) serta NS seorang perempuan (18). Terduga pelaku ini nekat menjual gadis belia yang baru berusia 16 dan 15 tahun kepada pria hidung belang melalui aplikasi Mi Chat.

Kapolresta Pontianak Kota melalui Kasat Reskrim AKP Rully Robinson Polly mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan kedua orang tua korban ke Mapolresta Pontianak Kota. Berangkat dari laporan itulah petugas melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan empat terduga pelaku yang tengah berada di salah satu kamar di Hotel Ibis, di Jalan Ahmad Yani di Kota Pontianak, Jumat (17/7/2020).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *