Polisi TO Pangkalan Nakal Distribusikan Gas Melon Tak Sesuai Ketentuan

ilustrasi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin menargetkan operasi (TO) kepada sejumlah pangkalan di Kota Pontianak yang disinyalir mendistribusikan gas elpiji 3 kg tidak sesuai aturan. Dia pun memastikan akan menindak tegas apabila indikasi tersebut terbukti.

“Kami dengan tim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim sedang mendalami beberapa titik, yang memang kita TO karena disinyalir menjual gas melon tidak sesuai dengan peruntukannya. Artinya tidak sesuai dengan sasarannya,” tegas Kombes Pol Komarudin.

Bacaan Lainnya

Sesuai aturan, gas elpiji 3 kg harusnya dijual kepada masyarakat dengan ekonomi menegah ke bawah. Selain itu, gas melon harus didistribusikan sesuai aturan, sehingga tepat sasaran.

“Ini yang terus kita pantau, dan akan kita proses hukum jika ditemukan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, antrean panjang pembelian gas elpiji bersubsidi tiga kilogram terjadi beberapa pekan terakhir. Namun, Pertamina memastikan stok untuk Kota Pontianak cukup.

“Misalnya alokasi untuk wilayah Kota Pontianak, maka tabung gas tersebut diperuntukkan di sini,” terang Sales Area Manager Pertamina Kalbar, Weddy Surya Windrawan.

Pihaknya tengah melakukan investigasi untuk menelusuri tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan. Weddy menegaskan apabila ada agen atau pangkalan yang terbukti melakukan penyimpangan, akan mendapat sanksi berupa pemotongan alokasi, bahkan hingga pencabutan izin.

“Tergantung tingkat pelanggarannya,” imbuhnya.

Sejauh ini, kata Weddy, sudah ada empat agen dan pangkalan yang sudah dijatuhi sanksi oleh pihaknya. Kesalahan yang mereka lakukan diantaranya melayani penjualan kepada yang tidak berhak, misalnya kepada pengecer, atau menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Masyarakat apabila menemukan bukti agen atau pangkalan yang melanggar aturan, silakan melaporkannya ke Pertamina untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *