Ateng Tanjaya: Warga Butuh Penyuluhan Tentang Kebakaran

  • Bagikan
HANGUS - Si jago merah rupanya lebih dulu melahap rumah Muham Sati di Jalan Perdana, Gang Anugrah Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara, pukul 23.10 WIB, Minggu (26/7/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dua musibah kebakaran terjadi di hari yang sama di Kota Pontianak, Minggu (26/7/2020). Yakni dua rumah dan tiga kios di Gang Sultan Nasir, Jalan Kom Yos Sudarso dan rumah di Jalan Perdana, Gang Anugrah Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara.

Menanggapi hal ini, Ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Swasta (FKPKS) Kalbar, Ateng Tanjaya meminta agar masyarakat waspada dan disiplin. Itu menjadi salah satu kunci yang harus dilakukan guna mencegah kebakaran.

“Kebakaran selalu identik dengan masalah korsleting dan kompor. Makanya kita harus waspada dan disiplin dalam menggunakan kompor maupun listrik,” pesannya, Senin (27/7/2020).

Ateng mengatakan, 90 persen kebakaran  disebabkan karena human error atau kelalaian manusia. Untuk itulah, penyuluhan kepada masyarakat harus terus dilakukan instansi terkait agar dapat melakukan tindakan preventif hingga represif manakala kebakaran terjadi.

“Jadi utamanya tetap pencegahan atau preventif. Tapi jika terjadi kebakaran, langkah-langkah penanggulangan yang tepat juga dapat dilakukan,” ungkapnya.

Salah satu contoh kata dia, ketakutan masyarakat tabung gas akan meledak. Padahal tabung tak meledak, kecuali kebocoran gas pada konsentrasi tertentu pada satu ruangan dan percikan api. Namun dalam banyak hal kata dia, langkah penanggulangan dilakukan masyarakat  dilakukan tak tepat.

Untuk itu, FKPKS telah membentuk tim melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar mendapatkan pemahaman.

“Saya sudah memberi contoh tabung gas yang bocor dengan semburan api dengan pemadaman pakai satu jari, sehingga masyarakat tak takut lagi,” pungkasnya. (andi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: