Dalam Satu Malam Dua Kebakaran Terjadi di Pontianak

HANGUS - Si jago merah rupanya lebih dulu melahap rumah Muham Sati di Jalan Perdana, Gang Anugrah Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara, pukul 23.10 WIB, Minggu (26/7/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dalam semalam, Minggu (26/7/2020), dua kebakaran terjadi di Pontianak. Selain menghaguskan dua rumah dan tiga kios di Gang Sultan Nasir, Kecamatan Pontianak Barat, pukul 23.45 WIB, si jago merah rupanya lebih dulu melahap rumah Muham Sati di Jalan Perdana, Gang Anugrah Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara, pukul 23.10 WIB.

Kapolresta Pontianak Kota melalui Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Penyebabnya masih kita lakukan penyelidikan,” kata AKP Rio Sigal Hasibuan ketika dikonfirmasi insidepontianak.com, Senin (27/7/2020).

Rio menuturkan, kebakaran terjadi pukul 23.10 WIB, saat korban masih dalam keadaan tidur bersama keluarganya. Asap tebal yang memenuhi seisi rumah. Membuat keluarga mereka terbangun dan menyelamatkan diri.

“Secara spontan korban membangunkan keluarganya dan keluar rumah, yang tidur keluar melihat kepulan asap,” terangnya.

Warga sekitar lokasi langsung menghubungi pemadam kebakaran Damkar untuk melakukan penanggulangan. Sampai akhirnya pukul 23.55 WIB, api berhasil dipadamkan.

AKP Sigal memastikan, tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Namun rumah yang berbahan dasar kayu itu mengalami kerusakan mencapai 98 persen.

“Kerusakan mencapai 98 persen. Kerugian materil belum dapat ditaksir,” pungkasnya.

Sementara di Pontianak Barat, dua unit rumah dan tiga kios yang berlokasi di Gang Sultan Nasir, Jalan Komyos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat hangus dilahap si jago merah, Minggu (26/7/2020) sekira pukul 23.45 WIB.

Kobaran api dengan cepat merembet dan membakar satu per satu bagunan semi permanen yang berbahan dasar kayu dan papan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kerugian materil belum dapat ditaksir.

Kapolsek Pontianak Barat, AKP Eko Mardianto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait musibah kebakaran itu. Dugaan sementara, kebakaran dipicu karena korsleting listrik.

“Dugaan sementara korsleting listrik,” kata AKP Eko Mardianto kepada insidepontianak.com, Senin (27/7/2020).

Eko menuturkan, kebakaran terjadi pukul 23.45 WIB. Sebelum kebakaran terjadi, listrik di salah satu rumah saksi sempat jatuh. Lalu saksi kembali menghidupkan saklar listrik utama rumah yang juga terhubung ke kios sembako dan pangkalan gas milik orang tuanya.

“Berselang 10 menit, listrik rumahnya jatuh lagi dan saksi kembali mencoba menghidupkan kembali saklar listrik. Namun saksi melihat sudah ada kobaran api dari arah lantai kios sembako dan pangkalan gas milik orang tuanya,” terangnya.

Melihat kejadian itu, saksi segera bergegas meminta pertolongan kepada orang tua dan tetangga sekitar. Warga juga setempat mencoba memadamkan api dengan menyiram air menggunakan alat seadanya namun api sudah terlanjur membesar. Berkat dukungan puluhan pemadam, api akhirnya berhasil dipadamkan pukul 01.15 WIB.

“Untuk kerugian materiil belum dapat ditaksir, situasi sementara aman dan kondusif tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *