Over Kapasitas, Warga Sungai Pinyuh Sepakat Peternakan Babi Harus Tutup

  • Bagikan
PETERNAKAN - Peternakan babi tak berizin yang berlokasi di RT 01 RW 01 Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah dianggap warga sekitar mencemari lingkungan warga sekitar.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Pemilik peternakan babi di RT 1 RW 01, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Akim mengakui bahwa peternakan miliknya sudah over kapasitas.

“Saya akui sudah over kapasitas, karena daya tampung kandang kami hanya 100-300 ekor babi saja, tapi sekarang sudah ada sekitar 600 ekor babi,” katanya, dalam mediasi bersama masyarakat sekitar di Kantor Lurah Sungai Pinyuh, Selasa (28/7/2020).

Akim menjelaskan, kondisi over kapasitas yang terjadi saat ini dikarenakan hewan ternak miliknya tidak dapat dijual akibat turunnya permintaan selama pandemi Covid-19.

“Kalau tidak Covid-19 ini babi keluar lancar, jadi tidak akan sebanyak itu,” katanya.

Dalam mediasi itu, warga sekitar, diwakili para Ketua RT secara tegas meminta kepada pemilik peternakan untuk menutup dan menghentikan aktivitas di lokasi tersebut.

“Saya to the point saja, selama ini kami mencium aroma tidak sedap dari limbah kotoran babi tersebut, kami minta itu ditutup, jadi tidak perlu panjang lebar lagi,” kata Ketua RT 04, Saifullah.

Menjawab itu, Akim memohon agar warga setempat memberikan toleransi kepadanya. Setidaknya dia diberikan kesempatan untuk melanjutkan usaha dengan satu kandang saja berkapasitas 100 ekor babi.

“Kandang saya ada dua lokasi, yang banyak babinya itu tidak apa-apa kalau warga minta tutup, tapi yang agak jauh itu saya minta jangan tutup. Saya mau usaha apalagi,” mintanya.

Senada, Ketua RT 05, Rinto mengatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap peternakan babi tersebut. Dia mewakili warga meminta peternakan itu segera ditutup.

“Kami bukan mau menghalangi orang berusaha, tapi kami sudah tidak tahan dengan pencemaran lingkungan akibat peternakan babi itu. Kami sepakat itu harus ditutup,” tegasnya. (yak)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: