Tersus Ilegal CV Juara Motor Ketapang Harus Dibongkar

PASANG PLANG - Satpol PP Ketapang kembali menyegel terminal khusus (tersus) milik CV. Juara Motor yang terletak di tikungan Sungai Pawan tepatnya di bawah Jembatan Pawan 2, Rabu (29/7/2020). FAUZI

KETAPANG, insidepontianak.com – Dengan menggunakan kayu bulat, Satpol PP Ketapang kembali menyegel terminal khusus (tersus) milik CV. Juara Motor yang terletak di tikungan Sungai Pawan tepatnya di bawah Jembatan Pawan 2.

Penyegelan yang dilakukan Satpol PP pada Rabu (28/7/2020) pagi ini turut dihadiri pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Ketapang dan
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ketapang.

Bacaan Lainnya

Kasi Penegak Perda Satpol PP Ketapang, Faisal mengatakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2018, setiap pendirian bangunan wajib memiliki izin. Namun menurutnya pembangunan tersus milik CV. Juara Motor ini tidak mengantongi izin sehingga masuk kategori bangunan ilegal.

Bangunan tersebut sudah berdiri sejak tahun 2014 lalu. Dari mulai hanya bangunan tiang, hingga menjadi bangunan tersus utuh.

“Dari tahun 2014 sudah berulang kali kami ingatkan dilarang melanjutkan pembangunan. Kemarin kami lihat ada aktivitas lagi, tambat labuh, bukan bongkar muat, sehingga hari ini kami tutup karena dermaga ini ilegal,” tegasnya.

Dia menjelaskan, sebelumnya ada kesepakatan pemilik tersus membangun gudang di sekitar lokasi. Namun tetap harus membongkar tersus yang titiknya menyalahi aturan. Izin pun tak bisa didapat.

“Dari Lingkungan Hidup, boleh membangun gudang, tapi ini (tersus) harus dibongkar sendiri. Kami tinggal menunggu, kapan niat baik dia. Kalau tidak kami yang bongkar,” katanya.

Sementara Kasi Pelabuhan Dinas Perhubungan Ketapang, Yudi Sufiianto mengatakan berdasarkan rapat, pemilik tersus harus membongkar sendiri bangunannya. Surat perintah pembongkaran sudah dilayangkan sejak zaman Bupati Hendrikus, dan PJ Bupati Kartius. Namun hingga saat ini surat teguran dan perintah pembongkaran tidak diindahkan.

Namun, hingga saat ini pihak CV. Juara Motor malah melakukan aktivitas dan membangun lantai tersus dengan beton.

“Sudah tidak ada izin sejak zaman Pak Hendrikus, dan PJ Pak Kartius cuma eksekusinya kapan. Dulunya cuma batang besi saja ini, mungkin baru berapa bulan terakhir sudah dibeton seperti ini, leading sektornya (eksekusi pembongkaran) kawan -kawan di Satpol PP,” ungkapnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *