Petik Lengkeng di Pekarangan Rumdin Wali Kota Pontianak, Tina Rencanakan Tebar Bibit ke Masyarakat

Tina Astari (tengah) bersama istri Wali Kota Pontianak (kiri) dan Istri Sekjen Golkar Kalbar (kanan) saat memetik buah lengkeng. (Andi/Insidepontianak)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG), Tina Astari
berencana akan menebar bibit lengkeng ke perumahan warga.

Harapannya, selain mengampanyekan masyarakat agar mencintai buah lokal, juga menciptakan lingkungan yang asri dari melalui pekarangan mandiri.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikatakan Tina Astari Maman Abdurrahman didampingi anghota DPD RI, Rubaeti Erlita Prabasa saat memetik buah lengkeng bersama Yanieta Arbiastuti Edi Kamtono di pekarangan rumah dinas (Rumdin) Wali Kota Pontianak, Minggu (2/8/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Tina bersama rombongan IIPG memuji buah lengkeng yang ditanam di pekarangan Rumdin berasa manis, dengan tekstur daging buah yang tebal.

“Buah lengkeng di kebun ibu wali kota manis sekali. Manisnya tidak kalah dengan buah impor,” kata Tina.

Kelebihan-kelebihan itulah, yang membuat Tina bercana mengembangkan bibit tersebut kepada masyarakat. Tujuannya, agar dapat menjadi sumber penghasilan tambahan masyarakat dengan memanafaatkan pekarangan rumah, maupun lahan yang kosong.

“Kalau melihat hasilnya kenapa enggak kita membagikan bibit-bibit kepada masyarakat yang mereka punya lahan, sehingga bisa juga dimanfaatkan sebagai mata pencarian tambahan dari hasil tanaman lengkeng,” terangnya.

Sebagai keseriusan, Tina berencana bekerja sama dengan istri Wali Kota Pontianak mengembangkan bibit tersebut kepada masyarakat. Apalagi di masa pandemi seperti itu, semua pihak harus jeli melihat peluang yang bisa dimanfaatkan.

Senada, Rubaety Erlita, istri Sekjen Partai Golkar Kalbar Prabasa berharap sektor perkebunan itu dapat dimanfaatkan masyarakat. Terlebih, peluang sektor perkebunan Kalbar sangat besar.

“Ke depan kita berharap ada taman buah seperti mekar sari, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat, untuk wisata bisa dan menambah income atau pemasukan,” terangnya.

Sementara itu, Yanieta Arbiastuti berharap, keluarga-keluarga lain di Kota Pontianak dapat terangsang untuk mencintai buah lokal, dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan.

“Dengan begitu tentu kita sangat bermanfaat, dan tidak membeli produk-produk impor. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang,” pesannya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *