SMPN 1 Pontianak Tunggu Instruksi Wali Kota Soal Rencana Buka Sekolah

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat meninjau SMPN 1 Pontianak. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pontianak mengaku siap menggelar simulasi kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas bagi siswa SMP Kelas IX. Hingga saat ini, pihak sekolah masih menunggu instruksi dari Dinas dan Wali Kota Pontianak waktu aktivitas belajar  mengajar dimulai.

“Sejauh persiapan sudah dilakukan, termasuk rapid test kepada seluruh siswa dan guru juga sudah. Namun, untuk waktunya masih menunggu instruksi Dinas dan Wali Kota Pontianak kapan sekolah dibuka,” ujar Yuyun Yuniarti, Kepala SMPN 1 Pontianak kepada Insidepontianak.com, Minggu (2/8/2020).

Bacaan Lainnya

Yuyun mengatakan, persiapan-persiapan yang dilakukan sekolah mengacu pada surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 15 tahun 2020. Dalam surat tersebut mengharuskan sekolah menyiapkan tempat cuci tangan, mengatur penjadwalan, hingga pengaturan sesi tatap muka dengan mengutamakan kesehatan peserta didik.

Guna menetapkan protokol kesehatan, pihaknya juga akan mengurangi jumlah siswa di dalam kelas.

“Kalau normalnya satu kelas 32 siswa, maka simulasi kegiatan belajar nanti akan diberlakukan setengahnya dan dibagi dua sif,” terangnya.

Tak hanya itu, sebelum proses belajar mengajar berlangsung, para  siswa juga diharuskan mencuci tangan, mengunakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan etika bersin dan batuk sesuai dengan protokol kesehatan.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berencana menggelar simulasi kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas bagi siswa SMP Kelas IX. Untuk tahap awal, SMPN 1 akan menjadi percontohannya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, apabila persiapan sudah matang di sekolah tersebut, pekan depan simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 1 akan digelar.

“Kita melakukan penyemprotan disinfektan di SMPN 1 karena kita akan melakukan simulasi atau uji coba khusus siswa Kelas IX,” ujarnya usai melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan SMPN 1, Minggu (2/8/2020). (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *