BNN Pontianak Musnahkan 1,3 Kg Sabu Tujuan Lapas Kelas II A Pontianak

MUSNAHKAN - Kepala BNN Pontianak, AKBP Agus Sudirman dan Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menunjukkan barang bukti sabu yang akan dimusnahkan di Kantor BNN Pontianak, Selasa (4/8/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak kembali memusnahkan 1,3 kilogram narkotika jenis sabu. Barang haram tersebut disita dari tangan dua tersangka berinisial SR dan IW. Keduanya ditangkap di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Selasa (21/7/2020).

Kepala BNN Pontianak, AKBP Agus Sudirman mengatakan pengungkapan ini berawal dari informasi transaksi narkoba yang akan masuk ke wilayah Pontianak melalui jalur Batulayang.

Bacaan Lainnya

“Informasi itulah kemudian kita tindak lanjuti, dengan melakukan penyelidikan dan pendalaman,” kata Agus, Senin (4/8/2020).

Dari penyelidikan itulah, petugas akhirnya berhasil mengendus keberadaan pelaku, yang diduga berada dalam sebuah mobil Avanza hitam dengan nomor polisi KB. 1325 WJ.

“Benar saja, pukul 19.45 WIB mobil tersebut melintas,” ujarnya.

Selanjutnya petugas berupaya menghentikan mobil pelaku. Namun, kedua pelaku berusaha melarikan diri dengan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Sampai-sampai pelaku hampir menabrak masyarakat.

“Namun, petugas tak kehilangan akal. Berkat upaya yang dilakukan dibantu masyarakat sekitar di daerah Siantan, akhirnya pelaku berhasil diamankan,” paparnya.

Dari hasil penyelidikan, sementara SR dan IW mengaku hanya sebagai kurir. Kedua warga Pontianak ini mengaku disuruh seseorang bernama Apeng warga Malaysia yang kini DPO untuk mengantarkan sabu ke depan Lapas Kelas II A Pontianak.

“Keduanya mengaku disuruh mengantarkan barang tersebut dari Sanggau Ledo Bengkayang ke depan Lapas Kelas II A Pontianak atas perintah Apeng,” terang dia.

Sebagai imbalannya, kedua tersangka yang baru selesai menjalani hukuman dengan kasus serupa tahun 2019 ini diimingi-imingi uang sebesar Rp10 juta rupiah. Namun yang baru diterima keduanya baru Rp1 juta.

Saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan BNN Pontianak. Selain narkoba, petugas juga menyita satu unit mobil Toyota Avanza, tiga handphone, dan uang tunai Rp300 ribu. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *