Dua Pelaku Penyelundupan Orang di Entikong Terancam 15 Tahun Penjara

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Robertus Ferdian Augus Sidharta (tengah). (Ist)

ENTIKONG, insidepontianak.com – RHM dan IT, dua pelaku penyelundupan orang ke negara Malaysia melalui jalur tak resmi di perbatasan Entikong, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Keduanya terancam melanggar UU Keimigrasian dengan ancaman hukuman minimal lima tahun, dan maksimal 15 tahun.

“Kedua tersangka ini berupaya menyelundupkan dua orang warga kita ke Malaysia dengan tidak melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI),” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Robertus Ferdian Augus Sidharta, Kamis, (6/8/2020).

Bacaan Lainnya

Robertus mengatakan, kasus tersebut telah digelar kembali bersama Polsek Entikong, pada 1 Juli 2020. Dari penyelidikan itu, salah seorang saksi berinisial IT juga telah dinaikkan menjadi tersangka baru.

“Keduanya juga telah melakukan tindak pidana keimigrasian sebagaimana diatur dalam Pasal 120 Ayat (1), dan Ayat (2) dan Pasal 55 Ayat (1) Angka 1 KUHP,” terangnya.

Saat ini kedua tersangka sudah ditahan di Rutan Entikong. Kasus ini pun sudah dinyatakan lengkap atau P-21.

Sebelumnya, Satgas Pamtas Yonif Raider-641/Beruang mengamankan seseorang tersangka yang mencoba menyelundupkan orang ke negara Malaysia melalui jalur hutan di perbatasan, Minggu (28/7) sekitar pukul 02.30 WIB.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan dua orang korban penyelundupan yakni MR dan SE beserta barang bukti berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp2.400.000,- dan Rp1.100.000,- serta satu unit handphone merek Vivo tipe 1904 berwarna merah hitam milik tersangka, dan dua buah paspor Republik Indonesia milik korban. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *