Tak Terima Disalip, Sopir Taksi Surya Ekspress Aniaya Sopir Dhafin Transport Membabi Buta

Foto Tersangka dan barang bukti kaca mobil yang pecah.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Salip menyalip antara sopir taksi Dhafin Transport dan Surya Ekspress di jalan raya berujung perkelahian. Seorang sopir taksi Surya Exspress berinisial SH (43) alias Deni Blek menganiaya sopir taksi Dhafin Transport bernama Ivan Ramadani (33), warga Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Penganiayaan tersebut bermula saat pelaku menyalip Ivan yang sedang melintas di Jalan Raya Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis 6 Agustus kemarin.

Bacaan Lainnya

“Sesampainya di depan Kafe Mutiara, Jalan Raya Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah, pelaku melontarkan kata-kata provokasi kepada korban,” ujar Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Joni, Minggu (9/8/2020).

Korban, kata Iptu Joni, merasa tidak terima ketika disalip oleh pelaku, dan langsung mengejar pelaku lalu membuka kaca mobil sambil berkata, “woi bawa mobil betol-betol sikit”.

“Tak menghiraukan ucapan provokasi dari korban, pelaku tetap berjalan, lalu sesampainya di depan Kafe Mutiara, korban berbelok untuk berhenti sejenak, pelaku yang emosi dan langsung menghampiri korban,” ujarnya.

Iptu Joni melanjutkan, pelaku yang sudah terbakar emosinya membawa sebatang besi pembuka baut dan memukul kaca depan mobil korban dan kaca pintu kanan sebanyak empat kali hingga pecah.

“Pelaku sempat berkata, “inikah mau kau?” Yang kemudian langsung memukul kaca mobil dan menganiaya korban,” ucap Iptu Joni.

Korban sempat berupaya mempertahankan diri dengan menangkis sembatan besi yang diayunkan pelaku dengan tangan kiri. Dia bergeser ke kursi sebelah kiri dan menahan pukulan pelaku dengan kaki.

“Akibatnya tangan dan kaki pelaku luka-luka,” katanya.

Iptu Joni menjelaskan, pelaku yang membabi buta memukul korban nyaris mengenai penumpang. Korban yang berusaha membalikkan badan demi melindungi penumpang juga menderita luka-luka memar di bagian punggung.

“Karena sudah tak sanggup menahan sakit, korban melompat ke kursi belakang sebelah kiri, pelaku yang sedang meluap-luap emosinya masih mengincar korban dengan memecahkan kaca tengah, lalu lanjut memukul korban,” bebernya.

Korban kata Iptu Joni, berupaya lari dari pintu sebelah kanan kemudian menuju ke seberang jalan raya. Pelaku masih mengejar dan akhirnya warga setempat melerai dan mengamankan pelaku.

“Korban sudah divisum dan hasilnya menunjukkan ada luka-luka di beberapa bagian tubuh yang dipukul pelaku, atas tindakan itu pelaku sekarang kita tahan dan dikenakan pasal 351 (1) dan 406 (1) tentang penganiayaan dan pengrusakan barang,” pungkasnya. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan ke Irvan Arya Harahap Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Saya jak pernah d kasi kepalan tinju same supir surya pas papasan di jembatan selakau .. Jago benar k supir surya ni ?? Hahaha .. Ni negara hukum bro .. Ndak bise main otot sembarangan .. Makanya kalo sampai d pontianak jangan bepelam d kantor .. Ngopi lok sekali² kite di gajahmada .. Biar kau tau betapa susahnya cari duit buat beli beras ..