Wakil Rakyat Kalbar Pertanyakan Penggunaan Anggaran Covid-19 yang Dinilai Tak Transparan

Anggota DPRD Kalbar, Tony Kurniadi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Tony Kurniadi mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Hingga saat ini, dia belum menerima laporan berapa anggaran yang sudah dikeluarkan Pemprov dalam penanganan Covid-19.

“Sampai saat ini belum ada satu keterangan yang disampaikan kepada kita (Badan Anggaran), berapa anggaran yang digunakan untuk pandemi? Berapa penggunaan dan bagaimana mekanisme penggunaannya,” terang Tony Kurniadi kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Bacaan Lainnya

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyayangkan sikap Pemprov yang cenderung tidak transparan. Apalagi, saat ini sudah masuk pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2020.

“Untuk itu kita minta eksekutif transparansi dalam penggunaan anggaran, karena ini menyangkut khalayak ramai. Setelah itu barulah kita bisa memformulasikan perubahan anggaran,” mintanya.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sambas ini juga menyoroti banyaknya keluhan masyarakat di berbagai wilayah. Contohnya, dalam pembagian beras yang dirasa kualitasnya tidak layak untuk dibagikan.

“Inikan miris kita mendengarnya. Harusnya pemerintah dalam memberikan bantuan bukan asal-asalkan tapi menjaga kualitas,” ungkapnya.

Untuk itulah, mekanisme dalam penggunaan anggaran menjadi hal penting yang harus dijabarkan pemerintah. Apalagi nilainya tak sedikit. Pihaknya memastikan akan mempertanyakan penggunanya anggaran dalam rapat bersama eksekutif dalam waktu dekat.

“Ini akan kita pertanyaan secara langsung kepada tim anggaran eksekutif terkait transparansi penggunaan anggaran,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *