2.483 Narapidana Kalbar Dapat Remisi Kemerdekaan, 35 Orang Langsung Bebas

SERAHKAN - Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Kakanwil Kemnkumham Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu memberi SK remisi secara simbolis kepada WBP di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar, Senin (17/8/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sebanyak 2.483 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Kalimantan Barat menerima remisi di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75. Dari jumlah tersebut, 35 di antaranya langsung bebas.

“Secara keseluruhan yang mendapat remisi 2.483 terdiri dari pidana umum 1.481 dan pidana khusus 1.002,” kata Kakanwil Kemnkumham Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu saat acara pemberian remisi kepada WBP di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar, dan dihadiri Gubernur Kalbar Sutarmidji, Senin (17/8/2020).

Bacaan Lainnya

Pramella mengatakan, persyaratan WBP mendapatkan remisi mengacu Kepres 174 Tahun 1999 tentang Remisi, kemudian PP 28 Tahun 2006, PP 99 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Permasyarakatan.

Dia berharap, warga binaan dapat terus meningkatkan kegiatan kerja selama di lapas sehingga memiliki keterampilan.

“Pembinaan secara khusus kita fokuskan kepada warga binaan untuk mengikuti kegiatan kerja, sehingga ketika mereka dilepas dapat diberdayakan dan berguna untuk masyarakat,” harapnya.

Di tengah pandemi Covid-19, pihaknya masih menerapkan apa yang diperintahkan Kementerian Hukum dan HAM yakni melarang kunjungan keluarga. Selain itu, proses asimilasi kepada warga binaan terus dilakukan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *