Almarhum Endang Indrawati Dikenang sebagai Istri Mantan Bupati Kubu Raya yang Dekat dengan Masyarakat

MELAYAT - Mantan Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus dan istri melayat ke rumah duka almarhum istri mantan Bupati Kubu Raya, Rusman Ali di Jalan Pangeran Nata Kusuma, Pontianak, Selasa (25/8/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ratusan masyarakat dan sejumlah pejabat silih berganti berdatangan melayat jenazah H Endang Indrawati, istri mantan Bupati Kubu Raya Rusman Ali, di kediaman Rusman Ali, Jalan Pangeran Mata Kusuma Pontianak, Selasa (25/8/2020).

Karangan bunga ucapan bela sungkawa dari berbagai pihak, berjejer terpajang di sepanjang jalan komplek. H Endang Indrawati meninggal dunia, Senin 24 Agustus 2020 di RSCM Jakarta, sekitar pukul 13.00 WIB di usia 58 tahun.

Jenazahnya dipulangkan ke Pontianak, Selasa pagi. Tiba di rumah duka sekitar pukul 09.00 WIB. Mantan Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus beserta istri tampak juga datang melayat.

Hermanus mengatakan, sangat kehilangan atas meninggalnya H Endang Indrawati. Dia menganggap almarhum sudah seperti saudara sendiri.

“Istri saya sangat dekat dengan almarhum. Sering pergi bersama saat dulu almarhum mendampingi Pak Rusman Ali sebagai Bupati,” kenangnya.

Menurutnya, sosok mendiang Endang Indrawati, orang yang ramah. Mudah dekat dengan siapapun. Selama jadi ibu bupati, almarhum juga dekat dengan masyarakat.

“Beliau tidak suka urusan formal yang protokoler. Suka bercanda gurau. Bercengkrama sama istri saya. Kalau ke luar kota, sering bersama istri saya. Selama jadi ibu bupati, beliau tidak memasang jarak kepada siapapun,” ucapnya.

Hermanus mendokan almarhum mendapat surga. Amal ibadahnya semasa hidup diterima yang kuasa. Serta segala kesalahan dan dosa diampunkan.

“Tentu saja kita semua merasa kehilangan. Mudah-mudahan, Bapak Rusman Ali dan keluarga besarnya diberi ketabahan atas duka yang mendalam ini. Saya ucapkan selamat jalan Ibu H Endang Indrawati,” tutupnya.

Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan di masjid Pondok Pesantren Raudatul Muhibbir, Pontianak Utara. Almarhum dikebumikan di pemakaman pondok pesantren tersebut.

Sakit Diabet

Kerabat Almarhum, Utin Srilena mengatakan, mendiang H Endang Indrawati memang sudah lama sakit. Almarhum sakit diabetes. Sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Medika dua hari karena mengeluhkan sakit gigi.

Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, akhirnya pihak keluarga memutuskan membawa almarhum untuk berobat ke RSCM Jakarta.

Di RSCM, almarhum dilakukan tindakan operasi gigi. Namun pascaoperasi itu, kondisi kesehatan almarhum semakin memburuk. Hingga tak sadarkan diri.

“(Almarhum koma) seminggu, hingga akhirnya almarhum menghadap Allah, Senin 24 Agustus 2020 pukul 13.00,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *