12 Pejabat Kalbar Dilantik, Kadishub Dijabat Ignasius IK, Manto Digeser Jadi Kadisnakertrans

LANTIK - Gubernur Kalbar, Sutarmidji melantik 12 pejabat setingkat eselon II di lingkungan Pemprov Kalbar, Rabu (26/8/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji melantik 12 pejabat setingkat eselon II di lingkungan Pemprov Kalbar, Rabu (26/8/2020). Kepala Dinas Perhubungan dijabat oleh Ignasius IK. Sedangkan Manto Saidi digeser jadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial dijabat oleh Golda Marganda Purba yang sebelumnya merupakan Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja Provinsi Kalbar. Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja yang baru dijabat Antonius Rawing. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dijabat Ari Yanuarif. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dijabat oleh Sugeng Hariadi. Sebelumnya Sugeng merupakan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dijabat oleh Windy Prihastari yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana tugas (PLT) Kepala Biro Administrasi PImpinan di Setda Pemprov Kalbar. Kepala Biro Perekonomian dijabat Frans Zeno yang sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Pemprov Kalbar.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dijabat Hery Agung Tjhayadi. Sebelumnya, Hary adalah Sekretaris Dinas Kesehatan Pemprov Kalbar.

Kepala Biro Organisasi dijabat Rita Hastarita. Rita sebelumnya Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov Kalbar.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar dijabat Sefpri Kurniadi yang dahulu Camat Pontianak Kota. Kepala Biro Umum dijabat Mohammad Bari.

“Alhamdulillah kita sudah bisa mengisi jabatan-jabatan yang lowong selama ini yaitu 10 jabatan. Hanya sayang ada beberapa tertunda pelantikannya pada hari ini. Karena sesuatu dan lain hal,” kata Sutarmidji dalam sambutannya.

Sutarmidji menegaskan, pejabat-pejabat yang baru dilantiknya adalah hasil rekrutmen melalui job fit dan open bidding. Dia menjamin proses seleksi dan penempatan dilakukan dengan profesional.

“Jika ada keraguan dari mereka yang tak lulus dalam open bidding, bisa dilihat dari tulisannya. Makalah tidak bisa dimanipulasi dalam penilaianya. Karena saya, siapa yang nomor satu, itu yang dilantik. Kita menghargai jerih payah siapapun yang sudah mengikuti ini,” ucapnya.

Sutarmidji mengingatkan, agar seluruh pejabat baru tersebut bekerja dengan baik. Melakukan percepatan implementasi program kerja yang diinginkan.

“Saya tahu tabiat satu per satu. Jangan sampai ada hal yang di luar aturan kepegawaian saudara lakukan,” pesannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *