PLN Kalbar Komitmen Dorong Pertumbuhan Industri Perbatasan

PLN Kalbar.

PUTUSSIBAU, insidepontianak.com – Dorong pertumbuhan induerah perbatasan, PLN Kalbar nyalakan listrik di lokasi pabrik PT. Kayu Mukti Timber (KMT) pada Kamis (27/8/2020). Perusahaan industri yang memproduksi panel kayu plywood dan venner ini menikmati listrik PLN dengan tarif/daya I3/1.450 kVA dengan konsep layanan B2B (business to business).

Berlokasi di Desa Urang Unsa, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, PT. KMT direncanakan akan mulai beroperasi bulan Oktober mendatang.

Bacaan Lainnya

Menurut Deputy Manager PT. KMT, Zhe Kienf, dengan beroperasinya pabrik ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah perbatasan terutama untuk masyarakat sekitar pabrik dengan terbukanya lowongan kerja baru.

“Saat ini kami masih fokus untuk melakukan pelatihan bagi karyawan. Target kami dibulan Oktober 2020 sudah mulai dapat beroperasi secara penuh,” ungkap Zhe Kienf.

Hasil dari pengolahan panel kayu ini nantinya akan diekspor ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan dan kerjasamanya selama ini, sehingga keinginan kami untuk dapat menikmati listrik dapat terealisasi,” katanya.

Menurutnya, proses teknis dan administrasi layanan listrik terbilang mudah, cepat dan transparan.

“Menggunakan listrik PLN tentunya akan membuat operasional di pabrik kami menjadi lebih efektif dan efisien,” pungkas Zhe Kienf.

Sementara itu menurut Manajer PLN UP3 Sanggau, Gurit Bagaskoro mengatakan pihaknya siap mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya para pelaku usaha industri didaerah perbatasan.

“Masa pandemi ini tidak menjadi halangan bagi kami untuk dapat memberikan pelayanan dan menjaga kualitas pasokan listrik kepada pelanggan. Penyalaan listrik di PT. KMT ini tentunya menjadi kado terindah di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 Tahun untuk masyarakat sekitar lokasi pabrik dimana keberadaannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Desa Urang Unsa,” tutup Gurit.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *