Mempawah Zona Kuning, Pendaftaran BPUM Abai Protokol Kesehatan

BERDESAKAN - Para pelaku usaha kecil mikro berebut mendapatkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kantor Dinas Penanaman Modal, Koperasi, UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Senin (31/8/2020).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Para pelaku usaha kecil mikro yang mengantre untuk mendapatkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kantor Dinas Penanaman Modal, Koperasi, UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mengabaikan protokol kesehatan.

Membludaknya antrean membuat petugas kewalahan. Mereka berebut dan saling berlomba siapa cepat siapa duluan. Di tengah pandemi Covid-19, hal seperti ini tentu sangat membahayakan. Berisiko terjadi klaster baru penularan Covid-19, apalagi sekarang masih ada dua orang yang terkonfirmasi positif dan belum sembuh.

Bacaan Lainnya

“Saat ini anteran masih ada tapi tidak separah sejam yang lalu, karena beberapa sudah mendapatkan giliran pendaftaran,” kata salah satu pelaku usaha, Saiful kepada insidepontianak.com, Senin (31/8/2020).

Dia mengatakan, tidak semua pengantre menggunakan masker. Mereka berdesakan di depan kantor tersebut untuk mendaftar sebagai penerima bantuan senilai Rp2,4 juta.

“Mudah-mudahan tidak terjadi klaster baru akibat antrean ini,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *