Wakil Bupati Sanggau Buka Pelatihan LP3 PKK Kabupaten, Harap Jadi Ladang Pengetahuan

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot memasangkan masker saat membuka pelatihan penyuluhan dan pengelolaan program PKK di ruangan Aula lantai II Kantor Bupati Sanggau, Senin (31/8/2020). DISKOMINFO SANGGAU

SANGGAU, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot membuka pelatihan penyuluhan dan pengelolaan program PKK di ruangan Aula lantai II Kantor Bupati Sanggau, Senin (31/8/2020). Dia berharap pelatihan ini dapat menjadi wadah menempa ilmu pengetahuan dan berbagai informasi terkait gerakan PKK yang terus-menerus mengalami perubahan.

“Pelatihan LP3 PKK hari ini, akan dibentuk penyuluh-penyuluh dan pengelola program PKK dengan harapan ke depan dapat tercipta penyuluhan dan pengelolan yang berkualitas dan berintegritas,” katanya.

Bacaan Lainnya

Yohanes mengatakan peran penyuluhan sebagai penerangan. Tugasnya memberikan bimbingan dan penerangan kepada masyarakat.

“Saya berharap agar para peserta pelatihan LP3 PKK dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang diberikan oleh para narasumber dengan sungguh-sungguh agar kelak dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang telah didapat lewat pelatihan ini dengan baik kepada masyarakat terkhusus tentang 10 program pokok PKK,” katanya.

Ketua PKK Sanggau, Arita Apolina menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan. LP3 PKK Kabupaten Sanggau Tahun 2020 saat ini katanya, merupakan momen yang sangat penting dan strategis terutama dalam kesiapan PKK mendukung program kerja Pemkab.

“Kita ada tujuh brand image Sanggau serta misinya, dengan tema yang selaras dengan tema Hari Kemerdekaan RI ke 75 Indonesia Maju,” katanya.

Dengan melihat kondisi yang ada saat ini, PKK secara berjenjang dilibatkan untuk berperan aktif dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 yang salah satu wujud kegiatannya melalui ‘Gebrak Setengah Miliyar Masker’.

“Oleh sebab itu saya mengajak kita semua, mari kita sukseskan kegiatan ini demi terwujudnya Indonesia maju dan bermartabat,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *