Bayar PBB Tidak Sulit, Lewat Mobile Banking Bank Kalbar

Tampilkan aplikasi Mobile Banking Bank Kalbar.

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kubu Raya, Lugito mengajak masyarakat Kubu Raya taat bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pembayaran PBB kini semakin mudah dengan Mobile Banking Bank Kalbar.

“Pembayaran PBB kini semakin mudah, jika khawatir waktu dan takut tertular Covid-19, maka dari rumah pun bisa bayar PBB dengan Mobile Banking Bank Kalbar,” kata Lugito kepada insidepontianak.com, Senin (31/8/2020).

Bacaan Lainnya

Melalui Mobile Banking Bank Kalbar, masyarakat dapat langsung bayar PBB dengan mudah. Caranya, dengan membuka aplikasi, pilih menu transaksi PBB dengan mencantumkan nomor objek pajak dan lalu bayar melalui ATM.

Selain melalui mobile banking, pembayaran PBB dapat dilakukan dengan mendatangi Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Kantor Bank Kalbar, dan Kantor Pos yang berada di Kecamatan.

Pemkab Kubu Raya kini memperpanjang waktu pembayaran PBB hingga 30 Desember mendatang.

“Artinya tidak dikenakan denda, sampai tanggal 30 Desember,” pungkasnya.

Ahmad (35), warga Jalan Raya Sungai Kakap sudah merasa kemudahan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lewat aplikasi Bank Kalbar Mobile. Dia tak perlu antre di bank untuk menunaikan kewajibannya sebagai warga negara.

“Saya merasa sangat terbantu dengan aplikasi ini. Bayar PBB menjadi lebih mudah,” kata Ahmad, Senin (31/8/2020).

Sebagai pengguna layanan, dia pun mengapresiasi terobosan Bank Kalbar. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Kini dia tak perlu jauh-jauh ke kantor unit pelayanan Bank Kalbar, atau pergi ke kantor pos, cukup dengan mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Bank Kalbar di smartphone miliknya.

“Jadi semakin mudah. Tidak perlu keluar banyak waktu. Dari rumah pun bisa bayar,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bank Kalbar telah meluncurkan terobosan bayar pajak lewat aplikasi Bank Kalbar Mobile, Senin (13/7/2020). Dengan aplikasi tersebut, masyarakat dapat dengan mudah membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHATB).

Di awal peluncurannya, PBB dan BPHATB baru diimplementasikan di sembilan wilayah yakni, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Mempawah, Kubu Raya, Sambas, Sintang, Bengkayang, Landak dan Sekadau.

Sedangkan untuk pembayaran sembilan pajak penerimaan daerah yakni pajak hotel, perparkiran, retribusi, reklame, restoran, hiburan, mineral bukan logam dan bantuan, pajak, pajak air bawah tanah dan sarang burung walet baru diimplementasikan di tiga daerah yakni Landak, Kubu Raya, dan Sekadau.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *