Delapan Bulan Berlalu, Pelaku Pembunuhan Istri Lurah Sagatani Terungkap

DIAMANKAN - Dua orang terduga pelaku pembunuhan istri Lurah Sagatani, Singkawang berhasil diamankan, kemarin.

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Delapan bulan berlalu, titik terang kematian istri Lurah Sagatani, Singkawang perlahan mulai terkuak. Polres Singkawang kini tengah memeriksa dua dari tiga tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) tersebut. Ketiganya diduga kuat terlibat dalam aksi pembunuhan yang terjadi di Desa Sagatani, Kota Singkawang, 30 Desember 2019.

“Berdasakan pengembangan terhadap tersangka N, Z dan A yang sudah almarhum, patut diduga mereka juga melakukan pencurian dengan kekerasan hingga menghilangkan nyawa seseorang di rumah Lurah Sagatani,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetyo Adhi Wibowo, kemarin

Bacaan Lainnya

Dugaan ini dikuatkan dengan hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran kepolisian kepada dua tersangka N dan Z. Keduanya, mengakui telah melakukan aksi pencurian di rumah Lurah Sagatani.

“Kami sudah konfrontir keterangan tersangka N dan Z. Kami ajak mereka ke lokasi, dan mereka mengiyakan bahwa itu adalah lokasi yang pernah mereka lakukan,” terangnya.

Saat ini, Polres Singkawang sudah mengirim sampel DNA dan sidik jari ke laboratorium forensik untuk dicocokkan dengan sampel yang sebelumnya telah dikirim. Ia berharap terjadi kecocokan sehingga kasus yang sudah cukup lama bisa terungkap.

Selain itu, mereka akan fokus menyelidiki tersangka N dan Z sesuai dengan peran dan keterlibatannya masing-masing. Hal tersebut disebabkan karena A, tersangka utama kasus ini telah meninggal dunia saat dilakukan penangkapan.

Polisi pun terus menyelidiki motif pembunuhan itu. Sementara waktu, polisi menduga motifnya karena ekonomi.

“Mungkin saja ketika ketahuan mereka melakukan tindak pidana kekerasan, namun masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Atas perbuatanya tersangka terancam dengan pasal berlapis yakni 363 KUHP, dan 365 dan 338 KUHP.

Diberitakan sebelumnya istri Lurah Sagatani, Agustini Susilawati (37) ditemukan tewas dengan luka bacok di depan pintu kamar rumahnya, di Kecamatan Singkawang Tengah, Senin (30/12/2019). Peristiwa itu membuat geger warga setempat. Di lokasi kejadian petugas menemukan sebilah parang dengan bercak darah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *