Edy Yacob: Pembelajaran Tatap Muka Harus dengan Protokol Ketat

Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Edy R Yacob. (Andi/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Edy R Yacob meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mengkaji kembali rencana mengaktifkan proses belajar mengajar tatap muka.

Dirinya mendukung rencana tersebut, sepanjang diberlakukan pada wilayah zona hijau dengan protokol ketat.

Bacaan Lainnya

“Kasus Covid-19 ini bisa terjadi dimana saja, dan belum tau kapan berakhir. Saya kira pemerintah perlu mengambil langkah-langkah menyangkut pembelajaran di sekolah,” kata Edy R Yacob kepada Insidepontianak.com, Selasa (1/9/2020).

Legislator Partai Golkar ini menilai, sejumlah persoalan dari proses pembelajaran daring masih ditemui di lapangan. Utamanya permasalahan infrastruktur pendidikan, yakni sinyal dan jaringan internet.

Untuk itulah, pemerintah harus mengambil langkah-langkah, apalagi wilayah ini tidak seluruhnya masuk dalam zona merah, dan oranye. Namun banyak juga yang masuk sudah hijau.

“Saya kira membuka sekolah boleh saja dilakukan, namun tetap dengan protokol kesehatan ketat, yakni menggunakan masker, pengaturan jarak tempat duduk, penyediaan tempat cuci tangan, hingga pengaturan waktu pembelajaran,” ungkapnya.

Selain itu, mantan Wakil Wali Kota Singkawang ini juga meminta seluruh guru dan siswa dipastikan kesehatanya agar sekolah menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Saya kira hal-hal ini harus diperhatikan, jika nantinya Pemerintah mengambil langkah membuka sekolah,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *