Jalan Penghubung Antibar-Anjongan Rusak Parah, Warga Protes Tanam Pohon Pisang

TANAM - Warga menanam pohon pisang di lubang jalan raya Antibar-Anjongan, Kamis (3/9/2020).

MEMPAWAH, insidepontoanak.com – Pohon Pisang ditanam warga di tengah aspal jalan raya Antibar-Anjongan. Jalan yang sehari-hari menjadi akses utama warga tersebut rusak parah di beberapa titik.

Belakangan ini perbaikan yang dilakukan pemerintah hanya tambal sulam saja. Padahal jalan tersebut berperan menopang perekonomian masyarakat setempat, misalnya untuk mengangkut hasil pertanian.

Warga yang khawatir rusaknya jalan tersebut mencelakai pengendara berinsiatif menamam pohon pisang sebagai tanda peringatan. Tujuan lain, juga sebagai protes kepada pemerintah agar segera melakukan perbaikan.

“Akhir-akhir ini kerusakan jalan semakin parah. Sebelumnya memang sudah lama rusak, ditambah lagi musim hujan ya makin jadi,” kata warga Desa Antibar, Sukri Ahmad, Kamis (3/9/2020).

Akibat kondisi jalan yang rusak, kata dia, sudah banyak pengendara yang mengalami kecelakaan lalulintas. Seharusnya sambung dia, sebelum ada korban lebih banyak lagi jalan tersebut segera diperbaiki, minimal ditimbus dengan batu.

“Saya harap pemerintah menjadikan ini prioritas untuk segera diperbaiki. Jangan tunggu jatuh korban jiwa,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *