Program Terpelanting, Puskesmas Hewan Ternak dari Pemkab Mempawah

PERIKSA - Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah memeriksa sapi warga di Desa Sungai Kunyit Hulu dan Desa Semparong, Kecamatan Sungai Kunyit.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Di tengah pandemi Covid-19, Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah gencar melaksanakan program Terpelanting (Terpadu Pelayanan Ternak Keliling) bagi hewan ternak khususnya sapi. Program ini dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan pemeriksaan kesehatan ternak secara door to door yang dilakukan sebelumnya.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan seperti pengobatan bagi sapi yang sakit, pemeriksaan kebuntingan, pemeriksaan gangguan reproduksi, vaksinasi dan lain-lain.

“Peternak sapi di Desa Sungai Kunyit Hulu dan Desa Semparong, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah antusias membawa ternak mereka di satu titik kumpul untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kasi Kesehatan Hewan, Tika Nurhayati, Kamis (3/9/2020).

Tika mengatakan, pada tahap awal dimulainya program Terpelanting sudah dua desa yang selesai dilakukan anamnesis kesehatan hewan, yakni Desa Sungai Kunyit Hulu, dan Desa Semparong, Kecamatan Sungai Kunyit. Di dua desa tersebut sedikitnya 38 ekor sapi yang diperiksa.

Dia melanjutkan, program Terpelanting sudah diinisiasi sejak awal tahun 2020. Karena diterpa pandemi Covid-19, baru terealisasi minggu ini.

“Minggu depan rencananya kita akan ke Desa Pak Utan, dan Desa Sambora, mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Saat ini kata Tika, program Terpelanting masih dalam proses uji coba. Tidak menutup kemungkinan akan terus berlanjut. Jika melihat progres positif yang diterima para peternak, pihaknya akan terus menjadwalkan program Terpelanting di semua Kecamatan.

“Anggap saja ini seperti Posyandu bagi hewan ternak. Kalau kita melihat kebanyakan sapi yang dipelihara warga itu selalu diam di kandang, diberi rumput. Dalam program Terpelanting ini kita juga mengajarkan sapi untuk exercise (atihan fisik), agar sapi tumbuh sehat dan jauh dari penyakit,” paparnya.

Terakhir, Tika berharap masyarakat di Kabupaten Mempawah bisa kooperatif dan antusias mengikuti program Terpelanting. Sebab besar sekali manfaatnya bagi peternak seperti mendapat pengobatan ternak gratis untuk meningkatkan produktivitas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *