SP2D Online Kerja Sama Bank Kalbar, Bikin Keuangan Pemkab Landak Transparan

TUNJUKKAN - Penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Kabupaten Landak dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Kalimantan Barat dilakukan di Aula utama kantor Bupati Landak, Rabu (2/9/2020). HUMAS LANDAK

LANDAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Landak akan mulai menggunakan aplikasi penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) online. Penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Kabupaten Landak dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Kalimantan Barat dilakukan di Aula utama kantor Bupati Landak, Rabu (2/9/2020).

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan dengan MoU ini, Pemerintah Kabupaten Landak berupaya mengintegrasikan SIMDA Keuangan pada Pemerintah Landak dengan Bank Kalbar untuk mewujudkan penerbitan SP2D online yang dapat diakses oleh semua SKPD dan stakeholder untuk menciptakan tata kelola keuangan menjadi efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

Bacaan Lainnya

“Selama ini Pemkab Landak dalam melakukan transaksi kepada bendahara pengeluaran SKPD maupun pihak ketiga Bank Kalbar dilakukan secara manual, antre, memerlukan waktu lama, dan penginputan secara manual seringkali terjadi kesalahan dan kurang aman,” terang Karolin.

Dengan aplikasi penerbitan SP2D online ini, Bupati Landak berharap dapat memudahkan aparatur dalam melakukan administrasi di bidang keuangan.

“Semoga memudahkan aparatur kami, mudah-mudahan dengan sistem ini kita lebih efisien dalam melakukan administrasi pemerintahan terutama di bidang keuangan,” harap Bupati Landak.

Kepala BPKP perwakilan Kalimantan Barat, Dikdik Sadikin menyampaikan siap mendukung dan mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Landak untuk menerapkan aplikasi SP2D online.

“Terima kasih Ibu Bupati yang sudah komitmen atas transparansi untuk memakai SP2D online, sehingga transaksi akan lebih transparan, akuntabel dan lebih cepat. BPKP siap mengawal,” katanya.

Kepala Bank Kalbar Ngabang, Sudirman mengatakan SP2D online merupakan bagian dari layanan Bank Kalbar yang diharapkan mempermudah dan meningkatkan tata kelola keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Landak.

“Sebagai bank daerah kami berupaya ikut berkontribusi dalam kegiatan bisnis, layanan, dan terhadap perekonomian daerah,” tutur Sudirman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *