Banjir Selutut Orang Dewasa Rendam Dua Desa di Sungai Pinyuh

TERENDAM - Pelataran rumah warga terendam banjir yang telah surut di Dusun Danau, Desa Peniraman, Jumat (4/9/2020).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Dua desa di Kecamatan Sungai Pinyuh, Mempawah terendam banjir. Keduanya adalah Desa Peniraman, dan Desa Sungau Purun Kecil.

Akibat banjir, aktivitas warga lumpuh. Rata-rata ketinggian air setinggi lutut orang dewasa. Mayoritas warga yang bekerja sebagai petani terpaksa diam di rumah dan menunggu bantuan datang.

Bacaan Lainnya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mencatat, sedikitnya ada 109 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir di Desa Peniraman. Bahkan tiga KK sempat mengungsi. Sedang di Desa Purun Kecil ada 90 KK.

“Di Desa Peniraman banjir banyak merendam rumah warga di Dusun Danau, lalu di Purun Kecil sedang kita petakan, data terbaru yang kita terima ada 90 KK,” kata Kepala BPBD Mempawah, Hermansyah, Jumat (4/9/2020).

Saat ini kata Hermansyah, petugas BPBD Mempawah sudah diturunkan ke lokasi guna memantaunya perkembangan pasang surut banjir.

“Aktivitas warga jadi terhambat akibat banjir ini, ya mudah-mudahan cepat surut. Tiga KK yang mengungsi di Desa Peniraman juga sudah kembali ke rumahnya. Tapi kita khawatir air naik lagi,” ujarnya.

Dia memastikan, korban banjir sudah mendapatkan bantuan berupa mi instan dan beras. Bantuan tersebut diserahkan ke desa untuk dibagikan ke masyarakat.

“Bantuan untuk Desa Peniraman dan Desa Purun Kecil sudah kita serahkan ke desa masing-masing, nanti mereka yang akan menyalurkan,” katanya.

Lebih rinci Hermansyah mengatakan, jumlah bantuan yang diserahkan di Desa Peniraman yakni mi instan sebanyak 27 dus dan beras seberat 400 kilogram. Sedangkan di Desa Purun Kecil, mi instan 20 dus, dan beras 300 kilogram.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *