Langganan Masuk Penjara, Pengedar Sabu Ditangkap di Sungai Bakau Kecil

Terduga Pelaku, JN.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Residivis tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Desa Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, Mempawah, kembali diringkus polisi. Adalah JN (32) alias Akuh, seorang mekanik yang pada tahun 2017 pernah terlibat kasus serupa.

Hukuman yang dijatuhkan pengadilan waktu itu ternyata tidak memberikan efek jera. Rabu, 2 September sekira pukul 21.20 WIB, dia kembali tertangkap. Diduga dia selama ini menjadi pengedar sabu di Mempawah. Dalam penggerebekan, polisi menemukan barang bukti lima paket sabu-sabu dengan total bruto 3.22 gram.

Bacaan Lainnya

“Tahun 2017 lalu, pelaku kita tangkap di rumahnya dengan barang bukti satu paket sabu, dan satu alat hisap (bong). Penangkapan tiga tahun lalu diawali laporan warga yang resah, terduga pelaku dilaporkan sering menjual sabu ke nelayan dengan harga murah,” kata Paur Humas Polres Mempawah, Ipda Lidwina, Jumat (4/9/2020).

Penangkapan kedua JN berawal dari tertangkapnya seorang pemuda berinsial DD (41) di Kecamatan Sungai Kunyit di hari yang sama. Polisi mendapat informasi bahwa DD sering membeli dan mengonsumsi sabu. Setelah dilakukan pengintaian, polisi menangkap DD di tepi Jalan Raya Sungai Kunyit Laut.

“Polisi melihat DD keluar dari rumah terduga pelaku JN. Kemudian dilakukan pengejaran hingga ke Sungai Kunyit Laut, dalam penggeledahan ditemukan satu paket sabu seberat 0.27 gram,” kata Ipda Lidwina.

DD mengaku membeli sabu kepada JN di Sungai Bakau Kecil. Polisi langsung melakukan pengejaran. Saat sedang asyik menghitung uang, JN digerebek polisi.

“Ditemukan satu dompet hitam yang di dalamnya terdapat beberapa paket sabu. Polisi juga mengamankan uang tunai Rp3 juta. JN lalu dibawa ke Polres Mempawah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Ipda Lidwina.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *