Lima Hari Peniraman Mempawah Direndam Banjir, Warga Pilih Mengungsi

KORBAN - Maryatun, warga korban banjir di RT 19 RW 09, Dusun Danau, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Jumat (4/9/2020).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Banjir yang merendam pemukiman penduduk di Dusun Danau, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh sudah berlangsung selama lima hari.

Satu diantara korban banjir, Maryatun mengatakan khawatir air akan semakin naik. Beberapa warga yang kamarnya sudah acap memilih mengungsi tidur ke rumah tetangga yang ada di tepi jalan dan belum terendam banjir.

Bacaan Lainnya

“Puncak tertinggi air pasang mencapai setengah meter di dalam rumah akibat hujan deras yang mengguyur tadi malam. Saat ini air sudah berangsur surut. Warga merasa khawatir air kembali naik jika turun hujan deras,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).

“Kalau air semakin naik, maka kita terpaksa mengungsi. Rencananya akan mengungsi ke rumah tetangga yang tidak kena banjir saja. Karena di sini kebanyakan juga keluarga semua,” sambungnya.

Warga RT 19 RW 09, Dusun Danau itu mengatakan dia memang sudah menjadi langganan banjir. Terhitung sejak sebelum bulan puasa Ramadhan 2020, sudah tiga kali mereka diterjang banjir.

“Tahun ini paling parah, dulu-dulu pernah banjir, karena di sini memang langganan banjir, cuma tidak separah ini,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *