Tak Pakai Masker, Sembilan Pengunjung Ibizza Didenda Rp200 Ribu, Pengelola Rp1 Juta

SANKSI - Tim Satgas Covid-19 Pontianak menyanksi pengunjung dan pengelola Ibizza lantaran abai protokol kesehatan, Sabtu (5/9/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sembilan pengunjung Ibizza didenda Rp200 ribu dan menjalani swab test. Mereka terjaring razia lantaran tak menggunakan masker. Sedang pengelola Ibizza yang abai penerapan protokol kesehatan, didenda Rp1 Juta. Razia tersebut digelar Tim Satgas Covid-19 Pontianak, Sabtu (5/9/2020).

“Sudah 10 orang (didenda). Ibizza 9 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pontianak, Sidiq Handanu.

Bacaan Lainnya

Razia tersebut merupakan penegakan Peraturan Wali Kota Nomor 58/2020. Dalam aturan itu, diatur sanksi dan kewajiban penerapan protokol kesehatan.

Bagi perorangan yang melanggar kewajiban protokol kesehatan, ada beberapa sanksi. Mulai dari teguran lisan atau tertulis, kerja sosial seperti membersihkan fasilitas umum selama 30 menit hingga denda sebesar Rp200 ribu. Uang denda tersebut disetor ke kas daerah.

Sedangkan bagi pelaku usaha dan transportasi serta pengelola, penyelenggara, penanggung jawab kegiatan, sanksi mulai dari teguran lisan dan tertulis, denda Rp1 juta, penghentian sementara operasional usaha hingga pencabutan izin usaha.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan sejalan dengan diterapkannya Perwa Nomor 58 Tahun 2020, pihaknya akan melakukan razia di sejumlah titik lokasi. Razia tersebut bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat maupun pelaku usaha dalam menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

“Dalam perwa tersebut juga diatur sanksi bagi yang melanggar,” sebutnya.

Edi bilang, penerapan tersebut sebelumnya memang sudah dilakukan. Namun adanya Perwa tersebut sebagai dasar, pedoman dan petunjuk pelaksanaan dalam penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *