Ramai Calon Petahana, Bawaslu Diminta Pantau ASN Terlibat Pilkada

Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, Krisantus Heru Siswanto.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia, Krisantus Heru Siswanto menyebutkan Aparatur Sipil Negara (ASN) rentan terlibat politik praktis untuk memenangkan calon kepala daerah petahana.

Pilkada serentak di tujuh kabupaten di Kalbar sendiri tercatat, lima petahana kembali mencalonkan diri. Di antaranya, Jarot Winarno di Kabupaten Sintang, Panji di Kabupaten Melawi, Rapinus di Kabupaten Sekadau, Atbah di Kabupaten Sambas, dan Martin Rantan di Kabupaten Ketapang.

Bacaan Lainnya

Menurut Heru, calon kepala daerah petahana tersebut sangat identik dengan ASN. Sehingga ASN berpotensi menjadi tim bayangan yang direkrut secara diam-diam untuk memenangkan incumbent.

Oleh karena itu, Heru meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) benar-benar menjalankan perannya. Potensi keterlibatan ASN dalam politik praktis menjadi tim bayangan memenangkan calon petahana harus dicegah sedini mungkin.

“Pengawasan Pemilu harus mengedepankan pencegahan. Pengawasan harus melibatkan aparat kepolisian, lembaga sosial masyarakat, dan pemerintah daerah, agar tercipta pemilu yang baik,” katanya.

Sinergisitas pengawasan antarlembaga menjadi kunci mencegah keterlibatan ASN dalam politik praktis. Selain itu Bawaslu harus menjamin independensinya sebagai lembaga pengawas Pemilu.

“Bawaslu harus melakukan langkah konkrit dalam kerja-kerja pengawasan. Jangan sekadar memberi imbauan,” pesan mantan Komisoner Bawaslu Kalbar itu.

Sosialisasi masif tentang larangan ASN terlibat politik praktis mesti dilakukan secara terus-menerus. Termasuk aparatur pemerintah desa harus diawasi agar tidak menjadi tim sukses calon kepala daerah.

Heru menegaskan, ASN yang ikut politik praktis dan secara terang-terangan mendukung calon kepala daerah, melanggar peraturan perundang-undangan.

“Oknum ASN yang terbukti terlibat politik praktis bisa diproses oleh Komisi ASN,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *