Banjir di Kampung Telayar Makin Parah, Warga Bertahan dengan Para-para

TINJAU - Kepala Desa Sejegi, Muhammad Idris, bersama anggota Polsek Mempawah Timur memeriksa kondisi Kampung Telayar yang terendam banjir, Selasa (8/9/2020).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Banjir yang merendam Kampung Telayar, Dusun Tekam, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Mempawah semakin parah.

Ketinggian air mencapai satu meter. Sedikitnya tujuh rumah terendam. Namun warga masih memilih bertahan.

Bacaan Lainnya

“Di Kampung Telayar ada tujuh rumah yang terendam. Warga di sana belum ada yang mengungsi, mereka memilih bertahan di rumah dengan membuat para-para,” kata Kepala Desa Sejegi, Muhammad Idris, Selasa (8/9/2020).

Di Kampung Tekam, Dusun Tekam sendiri kata Idris, ada tiga unit rumah yang terendam banjir. Total ada 10 rumah.

Warga Kampung Telayar, Yuniarti mengatakan, hari ini debit air semakin naik. Sepanjang jalan masuk kampung ketinggian air sudah selutut. Di dalam rumahnya, air sudah sebetis.

“Mudah-mudahan air segera surut,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Mempawah terkepung banjir. Sedikitnya ada 4.096 kepala keluarga (KK) atau 14.952 jiwa yang terdampak banjir yang merendam lima kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah, Hermansyah memetakan, banjir terjadi di Kecamatan Segedong, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kecamatan Mempawah Timur, Kecamatan Jongkat dan Kecamatan Toho.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *