Kunjungi Kanwil Kemenkumham Kalbar, Sekjen Beri Penguatan Zona Integritas

TERIMA - Kakanwil Kemenkum HAM Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu menerima slayer dari Sekjen Kemenkum HAM RI, Bambang Rantam ketika berkunjung ke Pontianak, Selasa (8/9/2020). KEMENKUMHAM KALBAR

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Selasa (8/9/2020). Kunjungan tersebut guna memberi penguatan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2020.

Acara tersebut berlangsung di Aula Kanwil Kemenkumham Kalbar, dan diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis se-Kalimantan secara virtual.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Bambang Rantam mengingatkan agar permasalah pungli menjadi perhatian seluruh jajaran di lingkungan Kanwil Kemenkumham. Selain itu, bagaimana membangun regulasi reformasi birokrasi yang bersih dan kualitas pelayanan publik.

“Ini yang harus menjadi perhatian kenapa kita bersemangat membangun ZI menuju WBK/WBBM,” ujarnya.

Bambang meminta seluruh jajaran dapat memberikan kinerja terbaik mewujudkan Satker WBK/WBBM. Selain itu membangun semangat tinggi agar mewujudkan keberhasilan pembangunan ZI menuju WBK/WBBM dapat terwujud. Dia pun berharap 70 persen dari total 520 Satker yang diusulkan dapat lolos penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) oleh Kemenpan RB.

Sementara itu, Kakanwil Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu mengatakan pada tahun 2020 Kanwil se-Kalimantan telah mencanangkan ZI menuju WBK/WBBM. Rinciannya, Kanwil Kalbar mengusulkan sebanyak 27 Satker termasuk Kanwil, namun yang lolos penilaian tim internal berjumlah 15 Satker.

Sementara Kanwil Kaltim mengusulkan sebanyak 23 Satker yang lolos berjumlah sembilan Satker, Kanwil Kalsel mengusulkan sebanyak 21 Satker termasuk Kanwil dan yang lolos berjumlah sepuluh Satker. Terakhir Kanwil Kalteng mengusulkan sebanyak 20 Satker termasuk Kanwil dan yang lolos berjumlah 14 Satker.

Saat ini, pihaknya telah melakukan langkah-langkah strategis yaitu setiap Satker harus memenuhi enam area perubahan yang meliputi manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pramella berkomitmen untuk saling membahu dalam melaksanakan pemenuhan data dukung Lembar Kerja Evaluasi (LKE) pada setiap Satker di wilayah Kalimantan serta melakukan perbaikan sarana dan prasarana pendukung pembangunan ZI. Dia mendorong adanya inovasi, berbagai ide pembaharuan baik yang menunjang internal maupun yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Kita juga berharap segala progres yang dilakukan setiap jajaran Kanwil se- Kalimantan yang telah lolos oleh TPI dan akan dinilai oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dapat memenuhi kriteria penilaian dan dapat menyandang predikat Zona Integritas menuju WBK/WBBM,” pungkasnya.

Selain Sekjen, kunjungan tersebut juga dihadiri Kepala Biro Perencanaan, Iwan Kurniawan; Kepala Biro Kepegawaian, Mohammad Hayat Henri; Kepala Biro Keuangan, Wisnu Nugroho Dewanto; dan Kepala Biro BMN, Haris Sukamto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *