Tim Relawan Terobos Banjir demi Obati Pengungsi Segedong

PENGUNGSI - Kondisi pengungsi banjir Di Desa Peniti II, Kecamatan Segedong, Selasa (8/9/2020).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Di tengah hujan deras, air setinggi lutut orang dewasa menggenangi halaman sekolah yang dijadikan tempat penampungan para pengungsi. Tim relawan kemanusiaan yang peduli terhadap para korban banjir di Kabupaten Mempawah menerobos masuk dengan dua unit kendaraan roda empat.

Para pengungsi korban banjir di Desa Peniti Dalam II, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah diberi semangat oleh relawan kemanusiaan yang di inisiasi oleh anggota DPRD Provinsi Kalbar, Arief Rinaldi, Selasa (8/9/2020) malam.

Bacaan Lainnya

Berkolaborasi dengan komunitas Satu Periok Mempawah, Tim Medis dari Puskesmas Segedong dan relawan dokter dari Kota Pontianak, mereka mengadakan pengobatan gratis, memberikan multivitamin dan asupan buah-buahan kepada para pengungsi.

Sesampainya di lokasi pengungsian, Tim Medis bergerak. Sebagian pengungsi yang mengeluh demam dan sakit gatal-gatal diperiksa lebih dulu. Sementara pengungsi lainnya antre untuk diperiksa kesehatannya secara rutin.

Sebelumnya, tim relawan sudah meninjau dua lokasi di Kecamatan Sungai Pinyuh yang terendam banjir yakni Desa Sungai Batang, dan Desa Purun Kecil.

“Kita bersyukur atas inisiasi dari anggota DPRD Provinsi, Pak Arief Rinaldy pengobatan ini bisa dilakukan. Ini adalah bentuk kepedulian kita kepada warga yang menjadi korban banjir,” kata Dokter Irwanda usai melakukan pemeriksaan terhadap pasien di pengungsian.

Dia mengatakan, beberapa dari pengungsi sudah menderita penyakit kulit seperti gatal-gatal. Ada juga yang menderita demam dan ada juga yang sudah sakit bawaan sebelum banjir seperti darah tinggi, dan patah tulang.

“Kita berikan pengobatan gratis untuk mereka, selain itu kita berikan mereka multivitamin, dan asupan nutrisi dari makanan siap saji untuk menjaga daya tahan tubuh mereka,” katanya.

Terpisah, anggota DPRD Provinsi Kalbar, Arief Rinaldy mengatakan, semua yang dilakukannya semata-mata untuk membantu masyarakat. Dia juga datang untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para pengungsi.

“Saya ingatkan para pengungsi yang menjadi korban banjir ini jangan sampai jatuh sakit. Kurangi bermain air bagi anak-anak karena bisa memicu sakit kulit dan diare. Jagalah kebersihan dan konsumsi makanan teratur. Jangan lupa diimbangi dengan makan buah dan multivitamin yang sudah kita berikan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *