50 Persen UMKM Tak Mampu Bayar Kredit, Ketua Kadin Dorong Pemerintah Berikan Stimulus

HADIRI - Ketua Kadin RI, Roslan P Roeslani menghadiri pelantikan Ketua Kadin Kalbar, Joni Isnaini di Pontianak, Kamis (10/9/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Kadin RI, Rosan P Roeslani mendorong pemerintah terus memberikan stimulus bagi para pelaku UMKM dan terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat agar tetap bisa bertahan di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, Indonesia saat ini sudah memasuki masa resesi. Dasarnya dari pertumbuhan ekonomi di kwartal kedua yang minus 5,23 persen dan di kwartal ketiga tahun 2020 ini, pertumbuhan ekonomi nasional juga diprediksi masih minus sekitar dua sampai tiga persen.

Bacaan Lainnya

“Sehingga secara teknikal kita sudah masuki masa resesi,” katanya.

Rosan mengingatkan, memasuki masa resesi ini, pemerintah harus menjamin ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat. Supaya tidak terjadi gejolak sosial.

“Yang harus dijaga pemerintah di masa resesi ini, adalah memastikan masyarakat tetap bisa makan dan tidak lapar. Tentunya bantuan sosial dan program BLT harus terus dilakukan,” katanya.

Selanjutnya pemerintah juga harus terus memberikan program relaksasi kredit kepada pelaku usaha UMKM. Agar mereka bisa tetap bertahan di masa resesi ini.

“Berdasarkan data OJK menyatakan, 50 persen lebih UMKM di Indonesia ini sudah tidak mampu bayar hutangnya ke pihak perbankan,” sebutnya.

Oleh sebab itu, Kadin Indonesia kata Rosan secara terus-menerus memberikan masukan kepada pemerintah agar program-program stimulus terus diberikan ke pelaku UMKM suapaya tetap bertahan di masa resesi ini.

“Saya minggu lalu juga dipanggil presiden untuk memberi masukan dari dunia usaha, terkait apa langkah yang harus terus disempurnakan untuk menstimulus pelaku usaha,” katanya.

Rosan memastikan, Kadin sebagai organisasi induk pengusaha akan terus membantu pemerintah melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *