11 Tambahan Kasus Covid-19 di Kalbar, Lima dari Klaster Siswa Sekolah Seminari Sintang

Kadinkes Kalbar, Harrison.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kasus Covid-19 baru di Kalbar kembali bertambah 11, Sabtu (12/9/2020). Tersebar di Sintang lima kasus, Pontianak empat kasus, Singkawang satu kasus, dan satu orang merupakan warga luar wilayah Kalbar.

Tambahan 11 kasus baru itu didapat berdasarkan hasil pemeriksaan swab terhadap 514 sampel yang dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Untan.

Bacaan Lainnya

“Jadi semalam itu, hasil pemeriksaan Laboratorium Untan, telah memeriksa sampel sebanyak 514 sampel. Hasil positifnya 11 orang, konfirmasi sembuh dua orang, hasil negatif 486 orang, dan running ulang ada 15 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson.

Dua kasus yang dinyatakan sembuh itu masing-masing satu pasien dari Kota Pontianak dan satu pasien dari Kabupaten Kapuas Hulu.

Sedangkan lima kasus tambahan baru di Kabupaten Sintang, semuanya merupakan siswa di sekolah Seminari Kabupaten Sintang.

Lima siswa tersebut sebelumnya mengalami batuk dan pilek. Bahkan satu diantaranya merasakan kehilangan penciuman. Dari gejala itu, kelima siswa itu diperiksakan ke dokter oleh gurunya.

“Dokternya merasa curiga. Lalu diperiksa di Laboratorium Mobile PCR yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sintang. Hasilnya lima siswa ini kasus konfirmasi Covid-19,” jelasnya.

Sekolah Seminari tersebut memang sudah melakukan belajar tatap muka sejak Agustus kemarin. Menurut Harisson, sebelum siswa masuk dan diasramakan, semuanya telah menjalani pemeriksaan Covid-19.

“Jadi sebelum masuk pada bulan Agustus lalu, mereka semua sudah dites. Hasilnya semua negatif. Ada 98 orang (siswa). Nah, tetapi dalam perjalanannya, mereka ternyata ada yang tertular. Lima siswa ini,” katanya.

Menurut Harisson, ketertularan lima siswa klaster sekolah seminari itu kemungkinan dibawa oleh orang-orang yang berkunjung. Atau bisa jadi pula sebagian dari mereka ada yang keluar asrama dan kontak dengan orang-orang yang tertular Covid-19.

Namun untuk mengetahui secara pasti sumber ketertularan lima siswa itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang akan segera melakukan testing, dan tracing.

“Mereka (Dinkes Sintang) akan melakukan swab kembali terhadap 98 siswa dan seluruh tenaga pengajar di sekolah Seminari ini,” ujarnya. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *