Bawaslu Ketapang Tolak Permohonan Yasir Anshari-Budi Mateus

BACAKAN - Bawaslu Ketapang membacakan putusan permohonan dari bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan Yasir Anshari dan Budi Mateus terhadap Komisi Pemiliham Umum (KPU) Ketapang dalam sengketa pemilu, Sabtu (12/9/2020).

KETAPANG, insidepontianak.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ketapang resmi menolak seluruh permohonan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan Yasir Anshari dan Budi Mateus kepada Komisi Pemiliham Umum (KPU) Ketapang. Putusan tersebut dibacakan Majelis Musyrawah Bawaslu pada musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan di Kantor Bawaslu Ketapang, Sabtu (12/9/2020).

Sebelumnya, pasangan jalur perseorangan ini menyengketakan suara dukungan kepada mereka yang dianggap KPU Ketapang tak sah. Akibatnya, batas minimal dukungan suara untuk maju di Pilkada Ketapang tak tercapai.

Bacaan Lainnya

“Untuk putusannya kemarin (Sabtu-red) sudah kita bacakan hasilnya yang mana putusannya menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” ungkap Ketua Bawaslu Ketapang, Nuriyanto, Minggu (13/9/2020).

Nuriyanto melanjutkan, putusan yang dibacakan di hadapan para pihak dan terbuka untuk umum dilakukan setelah rapat pleno seluruh komisioner Bawaslu, Jumat (11/9/2020) lalu. Semua putusan, berdasarkan fakta persidangan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Pemohon tidak mampu membuktikan secara meyakinkan dalil-dalil permohonannya, terutama pada aspek pembuktian proses dan prosedur yang dijalankan termohon yang dianggap bertentangan secara aturan,” tambahnya.

Terkait upaya lain yang akan ditempuh oleh pemohon pascaputusan ini, Nuriyanto menilai bahwa itu adalah hak pemohon.

“Tapi pada dasarnya kami sudah melakukan putusan yang sesuai dengan aturan seperti di Perbawaslu 2 Tahun 2020,” tegasnya.

Sementara itu, Pemohon yang diwakili bakal calon Wakil Bupati jalur perseorangan, Budi Mateus mengatakan akan menempuh jalur lain pascaputusan Bawaslu terkait permohonanan pihaknya dalam sengketa pemilihan.

“Kita akan lanjut melaporkan Bawaslu dan KPU ke DKPP. Kami harap seluruh komisioner KPU dan Bawaslu dipecat,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *