Forkopimda Gotong-Royong Wujudkan Sanggau Bebas Covid-19

DISKUSI - Forkopimda Sanggau foto bersama dalam FGD Implementasi dan Strategi Penerapan Adaptasi Kehidupan Baru yang diselenggarakan Polres Sanggau di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Selasa (15/9/2020). DISKOMINFO SANGGAU

SANGGAU, insidepontianak.com – Forkopimda di Sanggau gotong-royong mewujudkan kabupaten itu bebas Covid-19. Salah satunya dengan forum diskusi yang digelar Polres Sanggau dalam penerapan kebiasaan baru. Terlebih sudah ada Perbup Nomor 47 Tahun 2020 sebagai dasar kebijakan. Aturan itu sendiri berlaku 1 Oktober mendatang.

“Tentu kami selaku pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dengan berdiskusi ini tentu bersama-sama kita bisa mengatasi Covid-19 ini,” kata Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot dalam FGD Implementasi dan Strategi Penerapan Adaptasi Kehidupan Baru yang diselenggarakan Polres Sanggau di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Selasa (15/9/2020).

Bacaan Lainnya

Kapolres Sanggau, AKBP Raymond mengatakan untuk mengatasi Covid-19 di Sanggau, tidak bisa hanya mengandalkan Pemerintah saja. Tetapi ini merupakan tugas bersama. Sumbangan pemikiran akan disatukan dalam forum tersebut untuk kemajuan daerah.

“Kita tahu bersama bahwa Covid-19 ini tidak bisa hanya ditangani oleh salah satu pihak saja oleh Pemda ataupun oleh tenaga kesehatan, tetapi langkah ini merupakan satu kesatuan,” katanya.

Penyamaan persepsi dan sumbangan pikiran akan penting menunjang langkah-langkah dalam penegakan hukum dan penegakan Perda.

Dandim 1204/Sanggau menegaskan bahwa TNI, Polri dan ASN harus memberikan contoh kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dimanapun saat melakukan aktivitas.

“Secara nasional TNI dan Polri harus memberikan contoh, termasuk PNS juga, untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Saya bersama anggota Forkopimda Sanggau selalu berkoordinasi bagaimana caranya meningkatkan disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Tidak hanya kami saja, tetapi sesuai arahan presiden, kita juga melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan kelompok lainnya,” tegasnya.

Kajari Sanggau juga berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam penegakan hukum dan mengingatkan masyarakat.

“Saya harap, hasil diskusi kita hari ini bisa mendapatkan banyak sekali manfaat dan jalan yang baik, sehingga kita dapat menegakkan aturan Perbup Nomor 47 tahun 2020,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *