Masih Tarif Lama, Utin Minta Masyarakat Lapor Jika Diminta Bayar Parkir Tarif Baru

Kadishub Pontianak, Utin Srilena.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi meminta masyarakat melapor jika dipaksa juru parkir (jukir) membayar dengan tarif parkir baru sesuai dengan Peraturan Daeerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2020. Dia memastikan tarif baru parkir belum dijalankan. Sehingga tarif parkir yang berlaku masih tarif parkir lama, yakni sepeda motor Rp1.000 dan mobil Rp2.000.

“Perda baru terkait kenaikan tarif parkir belum dijalankan. Kalau terdapat jukir yang nekat melaksanakan perda baru, laporkan. Kita angkut. Kita bawa ke Polresta Pontianak,” tegas Utin Srilena Candramidi kepada insidepontianak.com, Selasa (15/9/2020).

Bacaan Lainnya

Utin mengatakan, tarif parkir yang berlaku saat ini, masih tarif lama, mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011. Besarannya motor Rp1.000 dan mobil Rp2.000.

“Jika di luar itu, lapor saja ke Dishub,” mintanya.

Saat ini, Perda Nomor 8 Tahun 2020 tentang Retribusi Jasa Umum masih dalam tahap sosialisasi dan belum bisa langsung dilaksanakan. Terlebih Pontianak masih dalam situasi pandemi.

Setelah sosialisasi, akan ada proses penilaian terkait tanggapan masyarakat. Setuju atau tidak.

“Apabila banyak yang tidak setuju, maka akan dikaji ulang bersama Dewan, karena Perda merupakan hasil kerja legislatif dan eksekutif,” terangnya.

Namun, karena mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19, yang membuat perekonomian lesu, maka rencana implementasi Perda tersebut juga ditunda dulu. Sampai nantinya perekonomian stabil dan pandemi telah selesai.

“Bukan langsung sosialisasi diterapkan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *