Naik 50 Sentimeter, Jalan Utama di Melawi Masih Putus Akibat Banjir

EVAKUASI - Tim gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir Melawi kemarin.

MELAWI, insidepontianak.com – Banjir yang melanda Kabupaten Melawi belum usai. Sejumlah desa kini masih terendam banjir, bahkan dengan ketinggian air diperkirakan naik antara 30 hingga 50 sentimeter dari kondisi kemarin.

“Ketinggian air bertambah sekitar 30 sampai 50 sentimeter. Saat ini mencapai 2 meter di titik terdalam,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi, Selasa (15/9/2020).

Bacaan Lainnya

View this post on Instagram

"Ketinggian air bertambah sekitar 30 sampai 50 sentimeter. Saat ini mencapai 2 meter di titik terdalam," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi, Selasa (15/9/2020). Yopi menuturkan, ada 1.001 KK kembali terdampakbanjir, dari lima desa yang berada di Kecamatan Nanga Pinoh. Wilayah tersebut berada di Desa Tanjung Lay, Desa Baru, Desa Tanjung Niaga, Desa Sido Mulyo, dan Desa Tembawang Panjang. "Sebagian mereka ada yang memilih mengungsi, dan juga memilih berada di rumah masing-masing," terangnya. Hingga saat ini, petugas terus melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir dengan perahu karet. Baca selengkapnya di insidepontianak.com atau klik tautan di bio @insidepontianakcom. #insidepontianak #pontianak #kalbar #beritapontianak #beritakalbar

A post shared by insidepontianakcom (@insidepontianakcom) on

Yopi menuturkan, ada 1.001 KK kembali terdampak banjir, dari lima desa yang berada di Kecamatan Nanga Pinoh. Wilayah tersebut berada di Desa Tanjung Lay, Desa Baru, Desa Tanjung Niaga, Desa Sido Mulyo, dan Desa Tembawang Panjang.

“Sebagian mereka ada yang memilih mengungsi, dan juga memilih berada di rumah masing-masing,” terangnya.

Hingga saat ini, petugas terus melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir dengan perahu karet.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun akses jalan Melawi masih terputus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *