Zona Hijau Penyebaran Covid-19 di Sanggau, Sekadau dan Kayong Utara Diragukan

SWAB - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson tengah mengikuti uji swab di Aula Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Senin (24/8/2020) pagi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson meragukan status zona hijau penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sanggau, Sekadau dan Kayong Utara.

Pasalnya, tiga kabupaten itu tidak melakukan testing secara masif ke penduduknya. Hingga minggu kedua September ini, Kabupaten Sanggau hanya tercatat mengirim empat sampel swabnya ke Dinkes Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan.

Bacaan Lainnya

Begitu pula kabupaten Sekadau. Mereka hanya mengirim 74 sampel swab dan Kayong Utara mereka hanya mengirim 23 sampel swab.

“Tiga kabupaten zona hijau ini ndak masuk akal kalau kita bandingkan dengan jumlah sampel testing yang mereka kirim ke kita. Jadi, kita meragukan zona hijau pada kabupaten Sanggau, Sekadau, dan Kayong Utara,” kata Harisson.

Padahal, berdasarkan Peraturan Gubernur Kalbar Nomor 110 Tahun 2020, Kabupaten Kota diharapkan melakukan testing dan wajib mengirim sampel swab sebanyak 200 sampel per minggu, untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium di Rumah Sakit Untan.

Sejauh ini kata Harisson, tercatat lima kabupaten/kota yang sudah melaksanakan perintah Pergub terkait kewajiban mengirim sampel dengan jumlah paling kurang 200 sampel per minggu.

“Lima kabupaten kota yang paling banyak mengirim sampel swab sampai minggu kedua September ini, Pontianak sebanyak 588 sampel, Sintang 567 sampel, Mempawah 390 sampel, Kubu Raya 312 sampel, dan Bengkayang 181 sampel,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *