DPRD Gelar Paripurna Bahas Enam Raperda Provinsi Kalbar

SERAHKAN - Sekda Kalbar menyerahkan draf enam raperda ke DPRD Kalbar, Rabu (16/8/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat paripurna penyampaian penjelasan Gubernur terhadap enam buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Rabu (16/9/2020). Paripurna tersebut dipimpin Suriansyah, disampingi dua Wakil Ketua, yakni Prabasa Anantatur, dan Syarif Amin Muhammad, serta dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) A.L Leysandri.

Sekda Kalbar A.L Leysandri mengatakan, sedikitnya enam Perda yang telah diusulkan ke DPRD yakni, terkait Narkotika, Rencana Umum Energi Daerah, Restribusi, Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, serta Penyelenggaraan Ketertiban Umum.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, keenam Raperda ini sangat penting dan menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Kalbar. Termasuk pula, dalam rangka mengikuti, amanah undang-undang.

Perda Narkotika sendiri merupakan upaya Pemprov melakukan penanggulangan narkotika yang saat ini marak. Sementara, Perda Rancangan Umum dan Energi Daerah, merupakan upaya memformulasikan dan memprogramkan energi terbarukan, sebab kebutuhan energi listrik terlalu banyak.

“Mungkin dengan kebijakan melalui APBD bisa diformulasikan program-program ini sehingga tidak melanggar aturan,” ujarnya.

Berikutnya, Perda Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, tujuannya agar semua orang bisa menjaga lahan dan dapat memberi sanksi saat kebakaran hutan dan lahan, sebab lahan gambut rawan kebakaran.

Sedangkan, untuk Perda Bantuan Hukum Masyarakat Miskin, merupakan upaya Pemprov membantu masyarakat miskin di bidang hukum. Terakhir, Perda Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

“Ini jelas karena selama ini ketika Satpol PP melakukan ketertiban penegakkan Perda, Pergub ini perlu ada acuan sehingga ada kekuatan hukum untuk melakukan penertiban,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *