DPRD Sambas Sudah Panggil Dewan Hanura Diduga Terseret Kasus Video Call Sex

Wakil Ketua DPRD Sambas, Ferdinan Syolihin.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin mengungkapkan, anggota dewan yang diduga terlibat skandal video call sex (VCS) sudah dipanggil oleh Ketua DPRD Kabupaten Sambas.

“Kemarin Pak Ketua sudah memanggil yang bersangkutan, untuk proses konfirmasi,” katanya, Rabu (16/9/2020).

Bacaan Lainnya

Perkara dewan Hanura itu melanggar etik atau tidak, akan diproses melalui mahkamah kehormatan dewan.

“Nanti, akan ada mekanisme untuk proses selanjutnya,” ucap politisi PDIP tersebut.

Menurutnya, anggota dewan tersebut pun juga sudah membuat laporan ke polisi untuk mengusut pelaku penyebaran video call sex yang kini ramai di jagat Twitter.

“Yang bersangkutan sudah membuat laporan ke polisi,” tutupnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Sambas, Badri Kodri mengatakan dirinya dijebak dengan viralnya video call sex (vcs) yang belakangan viral di media sosial. Dia tak ingat lagi, kapan peristiwa itu terjadi.

“Saya merasa dijebak. Kita tidak tahan lagi Pak, diperas terus,” kata Badri Kodri kepada insidepontianak.com, Rabu (16/9/2020).

Kader partai Hanura ini pun mengatakan lupa kapan video call sex (vcs) itu dilakukan. Saat ini, ia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat kepolisian Polres Sambas. Semua keterangannya telah disampaikan ke polisi.

“Kita serahkan masalah ini di Polres Sambas. Semua keterangan sudah saya sampaikan ke Polres,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga sudah dipanggil Ketua DPRD Sambas kemarin.

“Saya sudah dipanggil DPRD,” paparnya.

Polda Kalimantan Barat tengah menyelidiki kasus video call sex (vcs) mirip anggota DPRD Sambas yang tersebar di media sosial. Saat ini, mereka masih melakukan gelar perkara.

“Kasus ini ditangani Polres Sambas, dan masih gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go kepada insidepontianak.com, Rabu (16/9/2020).

Donny enggan menjawab saat ditanya rencana pemanggilan para saksi, termasuk orang yang diduga mirip anggota DPRD Sambas tersebut.

Dia menyampaikan hanya akan menunggu hasil gelar perkara.

Sebelumnya video call sex (vcs) mirip anggota DPRD Sambas tersebar di media sosial. Video yang masing-masing berdurasi 02.20 menit itu diunggah dalam sebuah akun di Twiter, 10 September 2020 lalu.

Dalam video itu, tampak lelaki setengah bugil yang mirip anggota DPRD Sambas tengah melakukan panggilan video mesum dengan perempuan telanjang.

Di video pertama, lelaki itu berdiri di ruangan seperti kamar mandi. Sedang di video berikutnya lelaki mirip anggota DPRD Sambas itu tengah berbaring.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *