Pengobatan Anak Korban Penganiayaan di Sungai Pinyuh Butuh Biaya Puluhan Juta

Pemeriksaan pelaku penganiayaan anak. (Ist)

MEMPAWAH, insidepontianak.com ā€“ Kasus ibu menganiaya anak kandung lelakinya berusia empat tahun hingga patah kaki dan retak tengkorak kepala di Kecamatan Sungai Pinyuh, Mempawah menjadi perhatian publik. Bahkan kasus yang ditangani Polres Mempawah ini, juga mendapatkan atensi khusus dari Mabes Polri.

Paur Humas Polres Mempawah, Ipda Lidwina mengutarakan, Selasa kemarin korban dibawa ke RSUD Rubini untuk dilakukan pemeriksaan CT-Scan kepala yang retak. Konsultasi dokter saraf dan treatmen psikologi, dan hari ini korban kembali dirujuk ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak.

Bacaan Lainnya

“Korban hari ini dirujuk ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak untuk dilakukan CT-Scan kepala. Kemarin di RSUD Rubini gagal karena ada anak tersebut tidak bisa dibius,” kata Ipda Lidwina, Rabu (16/9/2020).

Dia melanjutkan, pengobatan anak yang menjadi korban penganiayaan ibu kandungnya itu membutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu dia minta semua pihak bersinergi dalam penanganan kasus tersebut.

“Kemarin informasi yang kita terima dari dokter. Diperkirakan biaya pengobatan mencapai Rp50 juta. Tentu kasus ini butuh perhatian semua pihak agar saling bersinergi. Kita bersyukur ada juga para donatur yang mau membantu,” bebernya.

Hari ini kata Lidwina, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pemeriksaan tersebut akan terus berlanjut sampai semua keterangan didapatkan sesuai dengan bukti-bukti.

Sebelumnya, ayah korban berinisial H, yang juga sebagai pelapor istrinya sendiri mengatakan retaknya tengkorak kepala anaknya tersebut berdasarkan hasil foto rontgen.

“Iya menang benar tengkorak kepala anak saya ada yang retak, sudah jelas dilihat di foto rontgennya. Saya diperintahkan oleh KPAID untuk membawa anak saya ke RSUD Rubini Mempawah untuk diperiksa,” katanya. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *