Bebas di Hari Kemerdekaan, Dua Pelaku Curat Kembali Diringkus Polisi

KONFERENSI PERS - Polsek Delta Pawan menggelar konferensi pers penangkapan dua tersangka pencurian dengan pemberatan, Kamis (17/9/2020).

KETAPANG, insidepontianak.com – Dua pelaku kasus pencurian dengan pemberatan berhasil ditangkap jajaran Polsek Delta Pawan. Mereka adalah MT (30) dan FY (30). MT sendiri baru bebas 17 Agustus 2020 lalu.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono melalui Kapolsek Delta Pawan, IPTU Chandra Wirawan mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Harry Suharyoko, Minggu (6/9/2020) lalu. Dia jadi korban pencurian di kediamannya di Kelurahan Mulia Baru, Sabtu (5/8/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Berawal dari laporan warga, kita langsung melakukan penyelidikan dan alhamdulillah kurang dari 24 jam pelaku sudah berhasil kita tangkap,” terang IPTU Chandra Wirawan saat konferensi pers Polisi Sektor (Polsek) Delta Pawan, Kamis (17/9/2020).

Tersangka pertama, MT (30) berhasil ditangkap Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 21.00 WIB di kediamannya di Desa Sukabangun. Dia terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri. Dari sana, keterlibatan FY diketahui dan ditangkap 16 September di Kelurahan Kauman.

Kedua pelaku merupakan residivis dengan kasus tindak pidana serupa.

“Saat ini kami masih melakukan pengembangan karena masih ada satu pelaku yang masih dalam pencairan,” tegasnya.

Dari mereka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio beserta BPKB, satu unit laptop merek Asus beserta keyboard, satu unit laptop merek Lenovo, satu unit handphone Xiaomi, tiga buah jam tangan, satu pasang sendal merek Eiger, satu kotak jam Alexander Cristy, satu buah tas gendong, satu buah tas selempang dan satu buah hard disk.

“Untuk barang bukti sudah kita amankan nanti setelah proses sidang selesai maka bisa dikembalikan kepada pemilik,” tuturnya.

Tersangka MT (30), mengaku menyesal. Dia terpaksa kembali mencuri karena kebutuhan ekonomi.

“Saya menyesal, ini dilakukan sebab keperluan ekonomi, anak saya sudah dua namun tidak ada kerjaan sebab pascakeluar penjara mau cari kerjaan tidak dapat akibat pandemi Covid,” dalihnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *